Awal Ramadan, THR Aparatur Negara Mengalir Rp55 Triliun

Saturday, 14 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya / foto ist

Menkeu Purbaya / foto ist

daelpos.com – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dana tersebut direncanakan cair pada awal Ramadan tahun ini guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi jelang Idul Fitri.

Sumber di lingkungan pemerintah menyebutkan alokasi Rp55 triliun itu mencakup pegawai negeri sipil pusat dan daerah, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan. “Prinsipnya, pemerintah ingin memastikan hak aparatur negara terpenuhi tepat waktu dan memberikan stimulus bagi konsumsi rumah tangga,” ujar pejabat tersebut, Jumat, 14 Februari 2026.

Skema pembayaran THR disebut tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni meliputi gaji pokok, tunjangan melekat, dan tunjangan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pensiunan, komponen yang dibayarkan menyesuaikan peraturan perundang-undangan terkait manfaat pensiun.

Kementerian Keuangan tengah memfinalkan regulasi teknis sebagai dasar pencairan, termasuk mekanisme transfer ke pemerintah daerah. Pemerintah menargetkan proses administrasi rampung sebelum pekan pertama Ramadan agar dana dapat langsung masuk ke rekening penerima.

Pengamat kebijakan publik menilai percepatan pencairan THR berpotensi mendongkrak konsumsi domestik pada kuartal pertama. Pengeluaran untuk kebutuhan pokok, transportasi, hingga sektor ritel biasanya meningkat signifikan menjelang Lebaran. “Tambahan likuiditas di awal Ramadan akan membantu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” kata seorang ekonom.

Di sisi lain, pemerintah memastikan pembayaran THR tetap memperhatikan kesinambungan fiskal. Anggaran telah dialokasikan dalam APBN 2026 dan diperhitungkan agar tidak mengganggu belanja prioritas lain, seperti perlindungan sosial dan pembangunan infrastruktur.

Dengan kepastian jadwal pencairan ini, para ASN dan aparat keamanan diharapkan dapat merencanakan kebutuhan hari raya lebih awal. Pemerintah pun berharap kebijakan tersebut memberi efek ganda: meningkatkan kesejahteraan aparatur negara sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional.

See also  Prabowo Instruksikan Tindak Tegas Pelanggaran Standar Beras

Berita Terkait

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru
Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber
BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Saksikan Pesta Adat di Pulau Hiri, Viva Yoga: Kekayaan Budaya Kesultanan Ternate Penting Dijaga dan Dilestarikan
Dilantik Jadi Ketum IKSS, Mendes Yandri Siap Bawa IKSS Beri Kontribusi Terbaik untuk Negeri

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 09:29 WIB

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru

Tuesday, 25 August 2026 - 08:30 WIB

Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi

Tuesday, 25 August 2026 - 00:16 WIB

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Monday, 24 August 2026 - 14:57 WIB

Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Monday, 24 August 2026 - 06:57 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Berita Terbaru