Progres 92%, Bendungan Mbay Siap Perkuat Ketahanan Air dan Pangan di NTT

Friday, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga 31 Maret 2026, progres fisik kumulatif telah mencapai 92,12%. Bendungan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya infrastruktur sumber daya air dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kita sepakat bahwa infrastruktur sumber daya air sangat penting untuk mencapai swasembada pangan. Salah satu contohnya adalah pembangunan bendungan yang kemudian disalurkan melalui sistem irigasi primer, sekunder, hingga tersier langsung ke lahan pertanian,” kata Menteri Dody.

Bendungan Mbay dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 51,74 juta m³. Infrastruktur ini akan meningkatkan layanan irigasi hingga 5.899 hektare, menyediakan air baku sebesar 0,21 m3/detik, serta berpotensi mereduksi banjir 283,33 m3/detik.

Pembangunan Bendungan Mbay dilaksanakan melalui dua paket konstruksi dan satu paket supervisi yang saat ini berjalan secara paralel. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan bendungan utama, jalan akses, relokasi jalan nasional, serta fasilitas operasi dan pemeliharaan.

Selain konstruksi fisik, Kementerian PU juga terus mendorong penyelesaian pengadaan lahan secara bertahap melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, guna memastikan bendungan dapat berfungsi optimal saat mulai dioperasikan.

“Kita tidak hanya mengejar target, tapi juga menjaga kualitas dan kebermanfaatannya. Semua pekerjaan harus sesuai standar, sehingga bendungan ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Menteri Dody.

Dengan progres yang telah mendekati tahap akhir, Kementerian PU optimistis Bendungan Mbay dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ketahanan air, mendukung produksi pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur. (*)

See also  Perkuat Integritas Aparatur, Menteri PANRB Hadir di Konferensi Antikorupsi Asia Pasifik

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:30 WIB