Harga Minyak Dunia Turun, Purbaya Yakin Pertamax Ikut Melandai

Tuesday, 23 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya / foto ist

Menkeu Purbaya / foto ist

daelpos.com – Kabar baik bagi pengguna BBM nonsubsidi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax berpotensi turun seiring melemahnya harga minyak dunia.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta. Menurutnya, tren penurunan harga minyak global akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun, sehingga fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan makin kuat,” kata Purbaya.

Purbaya menilai, jika harga BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian ke bawah, daya beli masyarakat dapat terjaga. Di sisi lain, biaya operasional berbagai sektor usaha juga berpotensi menurun sehingga mendukung aktivitas ekonomi.

Pernyataan tersebut sekaligus memberi harapan setelah sebelumnya harga Pertamax mengalami kenaikan mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan mekanisme harga keekonomian. Harga BBM nonsubsidi memang ditetapkan berdasarkan pergerakan harga energi global serta formula yang berlaku.

Pemerintah optimistis tren harga minyak dunia yang lebih rendah akan menjadi salah satu faktor penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Dengan biaya energi yang lebih terkendali, tekanan inflasi juga diperkirakan dapat tetap terjaga.

See also  UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok
Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan
Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 13:11 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Saturday, 17 October 2026 - 13:08 WIB

Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok

Friday, 16 October 2026 - 09:21 WIB

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik

Friday, 16 October 2026 - 06:37 WIB

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Berita Terbaru

Energy

Dosen ITPLN Suroso Pimpin PLN, Ini Harapan Kampus

Saturday, 17 Oct 2026 - 13:21 WIB