Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Wednesday, 15 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Kawasan Transmigrasi Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan pada Senin (13/7), menjadi kebahagian tersendiri bagi transmigran di sana. Mereka merasa sejak transmigrasi kali pertama dilakukan pada tahun 1982, baru kali ini dikunjungi atau ditinjau oleh pemerintah.

Tak heran saat berada di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kikim Timur, Viva Yoga disambut meriah oleh para transmigran, siswa-siswi sekolah, guru, para kepala desa, Muspika, Muspida, anggota DPRD, Bupati Lahat Bursah Sarnubi, Wakil Bupati Widia Ningsih, dan pejabat kabupaten dan provinsi lainnya.

Kedatangan Viva Yoga sore itu untuk melakukan ‘Peresmian Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana Sekolah di Kawasan Transmigrasi’. Dalam sambutan dikatakan transmigran dari Jawa tiba di Lahat pada tahun 1982 dengan penempatan di satuan pemukiman 1 ada 400 KK dan di satuan pemukiman 2 ada 500 KK.
Selanjutnya, program transmigrasi terus berlangsung sampai 2016 dengan penempatan warga transmigrasi. Setelah 44 tahun, kawasan yang dulu hutan saat ini berubah menjadi desa dengan berbagai fasilitasnya.

“Dulu transmigrasi dilakukan secara top down atau langsung dari program pemerintah pusat”, ujar Wamen Viva Yoga.

Sekarang transmigrasi dilakukan secara bottom up, desentralisasi, atas inisiatif atau keinginan pemerintah daerah sendiri.

“Terbukti transmigrasi mampu menciptakan kawasan pertumbuhan maka ada 60 proposal dari bupati untuk membuka kawasan baru transmigrasi”, paparnya.

Ditegaskan bila pemerintah daerah membutuhkan transmigran maka pemerintah daerah tersebut harus menyediakan lahan yang statusnya clear, clean, dan free.

“Agar tidak terjadi tumpang tindih lahan dan membawa masalah ke depannya”, tuturnya.

Diakui di berbagai kawasan transmigrasi termasuk di Kikim ada permasalahan lahan seperti tumpang tidih dengan lahan hutan dan belum disertipikati menjadi SHM. Menanggapi hal demikian, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tengah merealisasikan program Trans Tuntas.

See also  Sri Mulyani: ‘Skandal Garuda’ Adalah Pengkhianatan Kepercayaan Publik Oleh Pejabat BUMN

“Program ini fokus untuk menyelesaikan sengketa lahan di kawasan transmigrasi dan melalukan sertipikati lahan yang ditempati transmigran”, ungkapnya.

“Trans Tuntas telah menyelesaikan beberapa sengketa lahan dan mensertipikati ribuan lahan milik transmigran menjadi SHM”, tambahnya.

Trans Tuntas disebut terus bekerja hingga masalah-masalah yang ada tuntas. Kedatangan Viva Yoga di SDN 18 Kikim Timur untuk meresmikan hasil dari pembangunan dan rehabilitas sekolah di kawasan transmigrasi.

Ada 5 sekolah di sana yang mendapat bantuan dari Kementerian Transmigrasi untuk dibangun dan direhab pada bagian-bagian penting seperti toilet dan ruang kelas.

“Setiap tahun anggaran, program ini Kita jalankan lebih dari seratus sekolah di 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia”, paparnya.

Viva Yoga menerima aspirasi dari banyak pihak bahwa masih ada sekolah yang perlu diperhatikan kondisi bangunannya. Menanggapi hal demikian, dikatakan Kementrans telah bersepakat bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen) untuk melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekolah termasuk pemenuhan kebutuhan guru. Diungkap Kemendikdasmen membidik pembangunan dan rehabilitasi sekolah di 70.000 titik.

“Dari sini, ribuan sekolah lain di kawasan transmigrasi yang perlu dibangun dan rehab, akan Kita masukan dalam program kerja sama antara Kementrans dan Kemendikdasmen”, tegasnya.

Rehabilitasi dan pembangunan sekolah disebut akan dituntaskan sebab hal demikian penting untuk mempersiapkan dan mencetak sumber daya unggul dari kawasan transmigrasi.

“Saya lihat anak-anak sekolah di sini unggul, cerdas, ceria, dan sehat-sehat”, kata mantan Presidium MN KAHMI itu. Dirinya ingin hal demikian terjadi di seluruh kawasan transmigrasi

Berita Terkait

PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur
214 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Flores, Kementerian PU Perkuat Layanan Pengungsi
DP Cuma 1 Persen, 130 Ribu Rumah Dipamerkan di Danantara Expo
ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata
Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 14:24 WIB

PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Saturday, 29 August 2026 - 17:11 WIB

214 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Flores, Kementerian PU Perkuat Layanan Pengungsi

Friday, 28 August 2026 - 01:22 WIB

DP Cuma 1 Persen, 130 Ribu Rumah Dipamerkan di Danantara Expo

Thursday, 27 August 2026 - 12:26 WIB

ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

Monday, 24 August 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Berita Utama

Menteri Dody Pastikan Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Monday, 31 Aug 2026 - 22:32 WIB

Energy

Proyek Gasifikasi Batubara di Kutai Timur Resmi Beroperasi

Monday, 31 Aug 2026 - 21:46 WIB

News

Danantara Kebut Merger PP dan Adhi Karya Tahun Ini

Monday, 31 Aug 2026 - 17:04 WIB