Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot

Thursday, 6 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 berperan aktif memetakan potensi ekonomi biru di kawasan transmigrasi sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menilai hasil pemetaan yang dilakukan para akademisi dan peneliti akan menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam mengembangkan potensi perikanan dan kelautan berbasis karakteristik setiap daerah, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami mengharapkan Tim Ekspedisi Patriot dapat memberikan masukan-masukan positif bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan, sekaligus memetakan potensi-potensi di daerah sehingga pembangunan ekonomi biru dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan dan warga pesisir,” kata Didit saat memberikan pembekalan kepada 1.476 anggota Tim Ekspedisi Patriot di Balai Kartini, Jakarta beberapa waktu lalu.

Wamen Didit menjelaskan, pengembangan ekonomi biru menjadi salah satu fokus KKP dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengabaikan keberlanjutan sumber daya laut. Melalui modernisasi sektor perikanan, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hasil tangkapan, memperkuat rantai dingin (cold chain), serta mendorong peningkatan nilai tambah komoditas perikanan agar mampu bersaing di pasar ekspor.

Selain modernisasi perikanan tangkap, KKP juga mengembangkan sektor budidaya melalui pembangunan sekitar 40 ribu titik budidaya hingga 2029. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara aktivitas penangkapan dan budidaya sehingga pemanfaatan sumber daya laut tetap lestari.

“Kita budidaya tematik lebih kurang 40 ribu. Dari 40 ribu ini, justru nanti yang namanya aquaculture, aquafarming, itu kita lakukan peningkatan ke depan. Sehingga terjadi balancing antara penangkapan dan budidaya. Budidaya makin meningkat, penangkapan makin berkurang,” ujar Wamen Didit.

See also  Peristiwa Awan Panas Guguran Semeru, Sebanyak 1.979 Jiwa Mengungsi

Wamen Didit menambahkan, KKP saat ini juga tengah membangun Program Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia, termasuk sekitar 200 titik di Papua. Secara nasional, sebanyak 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan dibangun tahun ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Untuk itu Wamen Didit berharap Tim Ekspedisi Patriot dapat turut mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan di lapangan, sekaligus memberikan rekomendasi yang dapat memperkuat efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat pesisir.

Pada sesi dialog, Wamen KKP menegaskan konsep ekonomi biru dijalankan melalui pendekatan konservasi, modernisasi armada perikanan, penguatan sistem ketertelusuran (traceability), serta pengaturan kuota dan waktu penangkapan ikan. Menurutnya, keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian ekosistem menjadi kunci agar pembangunan kawasan pesisir berlangsung secara berkelanjutan.

Selain itu, KKP terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan bagi nelayan serta kolaborasi dengan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan menjadikan Tim Ekspedisi Patriot sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi, pendampingan, dan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi pesisir.

“Kami ingin seluruh program ini berjalan secara berkelanjutan, dapat dirasakan manfaatnya, dan diterima masyarakat. Dengan dukungan Tim Ekspedisi Patriot, kami optimistis pembangunan ekonomi biru dapat semakin memperkuat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia,” kata Wamen Didit.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB