daelpos.com – Aktivis Smart171 mengadakan Open House bagi para siswa Sekolah Menengah Pertama di Palestine Center, Sumedang. Pagi ini (11/8), 30 siswa dari MTS Nurul Aiman hadir mengenal isu Palestina. Edukasinya unik, yakni membuat shrink paper tema Palestina. Ini adalah hal baru dan kali pertama mereka membuatnya.
“Seru banget tadi kita bikin ganci pakai kertas yang menyusut. Dari sini jadi tahu ternyata banyak banget ya elemen Palestina. Kayak kunci, jadi simbol mereka yang punya wilayah dan akan pulang. Zaitun, pohon yang turun temurun dimiliki warga Palestina, sering dibakar Israel.” Kata Bagus menjelaskan kesannya main ke Palestine Center.
Tahira dan Fidela, dua aktivis SMART, menceritakan kisah persahabatan antara Indonesia dan Palestina sejak keduanya belum merdeka. “Dulu warga Palestina pernah protes massal menolak imigrasi Yahudi ke Palestina pada 1930, dan pemuda Indonesia di Jong Islamiten Bond tuh menyatakan pembelaannya kepada Palestina. Mereka juga menolak rencana pendirian negara Israel pada Kongres Pemuda 2. Kongres ini adalah kongres yang juga menghasilkan Sumpah Pemuda.”
Fidela menambahkan, “Gantian, Palestina juga dukung kemerdekaan Indonesia. Mufti besar Palestina yang Bernama Syekh Muhammad Amin al-Husaini menyiarkan dukungan kemerdekaan Indonesia lewat Radio Berlin pada September 1944. Belum proklamasi tuh. Setelah proklamasi, saudagar Palestina memberikan uang untuk modal negara baru.”
Acara ini semakin seru ketika para siswa menggelar spanduk bersama-sama. Mulanya mereka tak tahu spanduk apa itu. Bentuknya sederhana sekali, spanduk putih super Panjang, ada tulisan-tulisan kecil. Lalu Fidela menjelaskan bahwa itu adalah tulisan di spanduk merupakan nama bayi yang Israel bunuh di Gaza. Bayi-bayi itu bahkan belum genap berusia setahun.
Tahira mengatakan bahwa mereka memilih cara edukasi visual dan seni kreatif agar pesannya mudah dipahami oleh remaja. “Kami ingin mengenalkan isu Palestina ke adik-adik dengan cara yang menyenangkan tapi tetap berkesan, gak sekedar lewat. Kami berharap para siswa jadi melek isu, dan tergerak beraksi untuk Palestina.” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Palestine Center Smart171 untuk mengadakan program edukasi yang inklusif. Palestine Center Smart171 adalah pusat edukasi dan informasi yang fokus pada penyebaran kesadaran publik tentang isu Palestina. Berlokasi di Klaras Tanjung Sari, Palestine Center telah berkolaborasi dengan sekolah dan TPA sekitar melalui berbagai program seni, seminar, dan kegiatan sosial interaktif.








