daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus melakukan penanganan infrastruktur irigasi guna mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian. Salah satunya melalui rehabilitasi dan rekonstruksi Daerah Irigasi (DI) Lawe Alas/ Kutacane Lama yang berada di Desa Biak Muli Pante Raja, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, rehabilitasi jaringan irigasi merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan layanan air untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
“Kementerian PU terus memastikan infrastruktur irigasi dapat berfungsi secara optimal sehingga ketersediaan air untuk pertanian tetap terjaga. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi infrastruktur dan kebutuhan layanan di lapangan,” kata Menteri Dody.
Penanganan DI Lawe Alas/ Kutacane Lama dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I. Dan merupakan bagian dari kegiatan irigasi permukaan, rawa, dan non-padi tahun 2026.
Pekerjaan konstruksi dengan nilai anggaran sebesar Rp9,28 miliar dan masa pelaksanaan 147 hari kalender. Adapun pekerjaan yang dilakukan mencakup penanganan saluran sepanjang 0,80 km dengan outcome layanan irigasi seluas 398 hektare.
Pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan irigasi juga akan diikuti dengan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Kita tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi dan fungsi layanan irigasi dapat berjalan dengan baik,” tambah Menteri Dody.
Kementerian PU akan terus berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target, dan dapat memenuhi standar kualitas. Sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan irigasi bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.








