Gus Menteri: Dana Desa Geliatkan Ekonomi Dan Kesejahteraan Desa

Wednesday, 19 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, pengawalan Dana Desa Rp72 Triliun menjadi salah satu tugas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) .

Dana Desa yang ditransfer langsung ke Rekening Kas Desa (RKD) itu diharapkan geliatkan ekonomi dan kesejahteraan desa.

Hal ini disampaikan Gus Menteri, sapaan akrabnya, dalam arahannya di Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2020 yang digelar di The Holy Grand Marina, Kota Semarang, Selasa (18/2).

“Dana Desa itu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran,” kata Gus Menteri.

Gus Menteri mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, tahun 2020, Dana Desa diprioritaskan untuk penguatan SDM, Program Padat Karya Tunai Desa (PTKD) dan pertumbuhan ekonomi, dengan tidak melupakan infrastruktur.

Dana Desa, kata Gus Menteri bisa digunakan untuk apa saja dengan catatan sesuai dengan prioritas peruntukkan yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Dana Desa bisa untuk pengembangan SDM termasuk pengentasan stunting dan mitigasi bencana dan pembangunan infrastruktur di desa,” ujar Gus Menteri Halim.

Gus Menteri menuturkan capaian Dana Desa periode 2015-2019 yang sukses meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat desa.

Peningkatan infrastruktur yaitu membangun 231.709 kilometer jalan desa, bangun jembatan 1.327.069 meter, bangun Pasar Desa 10.480 unit, dan BUMDes 39.226 kegiatan.

Sementara untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat, Dana Desa digunakan membangun MCK, Polindes, Drainase, PAUD dan Posyandu.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, perlu ada gerakan nasional soal pengelolaan Dana Desa hingga pelaksanaannya tepat sasaran.

“Harus tepat sasaran hingga perlu penyamaan visi seluruh Kepala Desa, tidak cukup surat edaran. Maka itu, Eselon I Kemendagri, Kementerian Desa PDTT dan Kementerian Keuangan turun ke desa untuk eksekusi,” kata Tito. []

See also  Tinjau Penanganan Longsor di Ruas Pringsurat - Temanggung, Menteri Basuki Perintahkan Untuk Rampung H-10 Lebaran 2022

Berita Terkait

Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan
Indonesia–Jepang Dorong Percepatan Proyek Dekarbonisasi melalui AZEC-EGM ke-9
BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak
Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah
Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet
Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya
Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Sungai Cidurian

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 17:05 WIB

Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan

Thursday, 5 February 2026 - 06:48 WIB

BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak

Wednesday, 4 February 2026 - 17:09 WIB

Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah

Wednesday, 4 February 2026 - 16:31 WIB

Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet

Wednesday, 4 February 2026 - 16:12 WIB

Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 Feb 2026 - 18:35 WIB

Ekonomi - Bisnis

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 Feb 2026 - 18:13 WIB

Ekonomi - Bisnis

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Thursday, 5 Feb 2026 - 13:27 WIB