Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Wednesday, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melakukan penanganan kekeringan pada lahan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dengan mengerahkan dua unit pompa untuk mengalirkan air ke area persawahan seluas sekitar 35 hektare.

Pompanisasi dilakukan bersama Kelompok Tani Suka Makmur di Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (22/9/2026). Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus mendorong berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian selama menghadapi kondisi kekeringan.

“Kita harus menjaga agar produktivitas petani tidak turun meskipun dalam kondisi kekeringan,” kata Dody.

Sejalan dengan upaya tersebut, Kementerian PU melalui BBWS Mesuji Sekampung melakukan pompanisasi untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan di Lampung Selatan.

Dua unit Alkon digunakan untuk memompa air dari saluran irigasi menuju area persawahan. Sumber air berasal dari Bendung Way Pisang yang dialirkan melalui jaringan irigasi dan selanjutnya dipompa menuju lahan pertanian.

Dengan dukungan pompanisasi tersebut, air dialirkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan seluas kurang lebih 35 hektare yang dikelola Kelompok Tani Suka Makmur.

Pelaksanaan pemompaan berlangsung selama sekitar 4 jam 30 menit, mulai pukul 10.00 hingga 14.30 WIB. Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.

Kementerian PU terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air di wilayah terdampak kekeringan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petani, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan layanan air bagi masyarakat dan sektor pertanian tetap berjalan.

Masyarakat yang menemukan kondisi kekeringan atau membutuhkan dukungan penanganan infrastruktur sumber daya air dapat melaporkannya melalui WhatsApp Center Kementerian PU di 0815-1000-0158.(#PU608)

See also  Gus Halim: Warga Tengger Harus Jaga Adat dan Tetap Inovatif

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar
Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan
Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:40 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar

Sunday, 8 November 2026 - 09:30 WIB

Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB