Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Monday, 12 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan perbaikan Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak untuk menjaga keandalan infrastruktur konektivitas di Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua jembatan panjang yang membentang di Sungai Kapuas ini menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses menuju kawasan pelabuhan di sekitar Kabupaten Kapuas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, keberadaan jalan dan jembatan yang andal merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarkawasan, terutama di wilayah yang memiliki karakter geografis seperti Kalimantan.

“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” kata Menteri Dody.

Perbaikan kedua jembatan dilaksanakan dalam satu paket pekerjaan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah dengan nilai kontrak sekitar Rp3,16 miliar dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Hingga saat ini, progres fisik paket pekerjaan preservasi Jembatan Pulau Telo dan Jembatan Pulau Petak telah mencapai 92,31 persen.

Preservasi dilakukan untuk mempertahankan kondisi struktur dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah penggantian sambungan siar muai atau expansion joint, sehingga kendaraan dapat melintas dengan lebih mulus dan mengurangi guncangan saat melewati sambungan jembatan.

Jembatan Pulau Telo memiliki panjang sekitar 595 meter dan Jembatan Pulau Petak sepanjang sekitar 609 meter. Kedua jembatan hanya berjarak sekitar 8,9 kilometer, sehingga keberadaan keduanya memiliki keterkaitan penting dalam menjaga kelancaran jaringan jalan nasional yang menghubungkan kawasan Pulang Pisau, Kuala Kapuas hingga wilayah perbatasan Kalimantan Selatan.

See also  Hadapi COVID-19, KLHK Latih Kesiapsiagaan Tenaga Medis dan Tenaga Pengaman

Jembatan Pulau Telo dan Pulau Petak memiliki posisi strategis dalam mendukung pergerakan masyarakat dan barang di wilayah Kalimantan Tengah. Selain menjadi bagian dari jaringan jalan nasional, kedua jembatan juga mendukung akses menuju kawasan pelabuhan antara lain, Pelabuhan Pulau Telo dan Pelabuhan Pulau Petak.

Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Pulau Petak

Untuk pekerjaan pada Jembatan Pulau Petak, BPJN Kalimantan Tengah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kapuas dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas menerapkan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan preservasi mayor. Sistem buka tutup lalu lintas akan diberlakukan dari arah Palangka Raya maupun Kapuas pada periode 15–26 Oktober 2026.

Untuk menjaga keselamatan selama pekerjaan berlangsung, kendaraan yang melintas juga akan dibatasi dengan maksimal muatan 10 ton dan lebar kendaraan 2,55 meter. Sementara itu, kendaraan darurat tetap mendapatkan prioritas untuk melintas. Pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang selama pekerjaan berlangsung. (#PU608)

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB