Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Thursday, 15 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat melakukan upaya penanganan terhadap sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana banjir yang melanda Kota Padang pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10). Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan fungsi infrastruktur serta menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat.

Banjir mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur SPAM, di antaranya SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun. Pada SPAM Guo Kuranji, banjir menyebabkan kerusakan hingga jebolnya bangunan intake serta terputusnya beberapa jaringan pipa transmisi. Sementara itu, bangunan intake SPAM Palukahan tertutup material banjir. Adapun pada SPAM Gunung Pangilun, pekerjaan pembangunan prasedimen mengalami kendala akibat area pekerjaan yang terendam air.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan layanan dasar.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Menteri Dody.

Dari sejumlah infrastruktur yang terdampak, SPAM Guo Kuranji menjadi salah satu prioritas penanganan mengingat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat. SPAM ini memiliki kapasitas produksi sebesar 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR). Kerusakan yang terjadi berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan air minum bagi masyarakat yang bergantung pada sistem tersebut.

Penanganan SPAM Guo Kuranji menjadi tantangan tersendiri karena infrastruktur ini sebelumnya juga terdampak bencana pada November 2025 dan masih dalam proses konstruksi perbaikan. Banjir yang kembali terjadi pada 9 Oktober 2026 menyebabkan kerusakan pada infrastruktur tersebut, sehingga diperlukan langkah penanganan lanjutan untuk memulihkan fungsinya.

See also  Transmigrasi Hari Ini: Perpindahan Penduduk Dari Miskin Menjadi Sejahtera

Menyikapi kondisi tersebut, BPBPK Sumatera Barat memprioritaskan penanganan sementara guna mempercepat pemulihan layanan air minum bagi masyarakat, sebelum pekerjaan konstruksi permanen dilanjutkan sesuai dengan kondisi lapangan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak gangguan layanan sekaligus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.

Pekerjaan perbaikan intake SPAM Guo Kuranji dilaksanakan oleh PT Hutama Karya, meliputi perbaikan bangunan intake, mercu bendung, serta sayap intake dan mercu. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan tingkat kerusakan, kondisi lapangan, serta kebutuhan pemulihan fungsi infrastruktur agar sistem dapat kembali beroperasi dan mendukung pelayanan air minum secara optimal.

BPBPK Sumatera Barat terus melakukan penanganan terhadap infrastruktur SPAM terdampak dengan mengutamakan pemulihan fungsi layanan dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. Melalui langkah penanganan dan perbaikan tersebut, diharapkan layanan air minum di wilayah terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali memenuhi kebutuhan masyarakat.(#PU608)

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap
Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:30 WIB