Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Wednesday, 21 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan kegiatan Market sounding untuk Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Terminal Tipe A Purabaya di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan serupa juga dilanjutkan untuk proyek Terminal Tipe A Betan Subing di Provinsi Lampung pada hari berikutnya. Acara berlangsung di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, dan dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Ichsan Zulkarnaen.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal menyampaikan bahwa kegiatan market sounding ini merupakan tahapan penting dalam siklus penyiapan proyek pengembangan Terminal Purabaya dan Betan Subing. Acara ini juga menjadi wujud peran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dalam Kantor Bersama KPBU untuk mempromosikan proyek-proyek KPBU yang siap ditawarkan kepada investor.

“Kegiatan market sounding ini dapat terselenggara atas kerja sama yang baik antara Kantor Bersama KPBU dan Kementerian Perhubungan selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK). Kami harap melalui kegiatan ini, para calon investor memperoleh gambaran awal proyek, struktur proyek, dan alokasi risiko,” ujar Ichsan.

Deputi Ichsan menekankan bahwa investasi merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,29% (yoy). Capaian realisasi investasi hingga triwulan III 2026  tercatat sebesar Rp1.539,2 triliun atau naik 7,3% (yoy) dari tahun sebelumnya. Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi berkontribusi sebesar Rp154,4 triliun. Investasi khususnya pada sektor infrastruktur konektivitas dan transportasi menjadi salah satu fokus pemerintah, karena dapat mendorong pergerakan orang dan barang yang lebih efisien, menekan biaya logistik, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

See also  Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Masih Rendah, Masyarakat Diimbau Tetap Prokes dan Jalani Vaksinasi

Terminal Tipe A Purabaya berdiri di lahan seluas 12 hektare dan merupakan salah satu kawasan ekonomi terpadat di Indonesia. Proyek ini memiliki estimasi kebutuhan investasi sebesar Rp780,4 miliar dengan masa kerja sama selama 30 tahun, serta menawarkan nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 13,33%. Sementara itu, Terminal Tipe A Betan Subing merupakan simpul transportasi yang menghubungkan denyut ekonomi Sumatera bagian selatan. Terminal ini berdiri di atas lahan seluas 5,48 hektare dengan masa kerja sama selama 20 tahun. Diperkirakan kebutuhan investasi untuk terminal ini adalah sebesar Rp397,3 miliar dengan nilai IRR sebesar 12,52%.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengharapkan masukan, pandangan, dan minat dari para investor dan pelaku usaha. Masukan tersebut akan menjadi bahan berharga untuk menyempurnakan kajian, struktur proyek, dan dokumen pengadaan, sehingga proyek ini menjadi lebih menarik bagi pelaku usaha. Kegiatan hari ini turut dihadiri Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub, pelaku usaha swasta dan BUMN di bidang transportasi, logistik, properti, kontraktor, lembaga keuangan, konsultan, serta asosiasi bisnis terkait, baik dari dalam maupun luar negeri. (*)

 

Berita Terkait

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 20:52 WIB

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 October 2026 - 17:22 WIB

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Tuesday, 20 October 2026 - 13:15 WIB

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB