BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melanjutkan aksi korporasi sebagai bagian dari langkah strategis perseroan dalam menyikapi dinamika pasar modal. Pelaksanaannya dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kondisi pasar, kepentingan pemegang saham, serta kecukupan permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui program pembelian kembali saham (buyback) yang sebelumnya telah disampaikan BNI melalui keterbukaan informasi pada Juli 2026, dengan periode pelaksanaan hingga 26 Oktober 2026.

Sejalan dengan perkembangan kondisi pasar, BNI senantiasa mencermati berbagai opsi strategis, termasuk peluang untuk memperpanjang periode pelaksanaan buyback, dengan tetap memperhatikan ruang pembelian kembali saham sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pelaksanaan buyback dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, dan kecukupan permodalan.

“Langkah ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental dan prospek bisnis BNI yang tetap kuat. Pelaksanaan buyback dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kecukupan permodalan perseroan, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Fundamental bisnis BNI tercermin dari pertumbuhan kinerja hingga Agustus 2026. Total aset mencapai Rp1.434,1 triliun, meningkat 24,8% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Penyaluran kredit tumbuh 27,1% YoY menjadi Rp977,2 triliun, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 29,4% YoY menjadi Rp1.124,7 triliun.

Dari sisi profitabilitas, BNI membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp28,9 triliun, tumbuh 14,3% YoY. Laba bersih tercatat sebesar Rp14,33 triliun, meningkat 6,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut menjadi landasan bagi BNI untuk tetap menjaga kapasitas pertumbuhan dengan mempertimbangkan kepentingan pemegang saham, kebutuhan pengembangan bisnis, serta kecukupan modal perseroan.

See also  Erick Thohir: Presiden Kita Gila Kerja

Keyakinan BNI terhadap prospek pertumbuhan bisnis juga ditopang oleh kondisi makroekonomi Indonesia yang tetap solid. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,45% secara tahunan pada semester I 2026, tertinggi sejak 2013 di luar periode pandemi Covid-19.

Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi negara-negara G20 yang sebesar 2,0%. Sementara itu, inflasi domestik tetap terkendali di level 3,28% YoY pada September 2026, masih berada dalam kisaran sasaran yang ditetapkan pemerintah dan Bank Indonesia.

“BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kebutuhan pengembangan bisnis perseroan. Dengan fundamental perseroan yang tetap kuat serta didukung kondisi makroekonomi yang kondusif, kami optimistis dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan, dengan semangat Melayani Sepenuh Hati,” kata Okki.

Sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat tata kelola, disiplin bisnis, dan orientasi jangka panjang dalam menjalankan setiap langkah strategis perseroan.

BNI akan terus mencermati perkembangan pasar dengan tetap menjaga pertumbuhan yang sehat, kecukupan modal, serta kepentingan pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 20:52 WIB

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 October 2026 - 17:22 WIB

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Tuesday, 20 October 2026 - 13:15 WIB

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB