Koperasi Bisa Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional

Saturday, 14 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS,com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional bila dikelola secara profesional, modern dan terus melakukan inovasi. Untuk itu, koperasi ditargetkan akan menjadi model bisnis pilihan yang menguntungkan khususnya bagi anak muda.

Hal itu disampaikan Menteri saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Kospin Jasa di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2020).

Menteri mengatakan capaian kinerja Kospin Jasa yang terus mengalami pertumbuhan merupakan contoh model koperasi yang dikelola secara profesional, mampu menerapkan manajamen modern, inovasi dan berusaha memasuki era baru dan era digital. Kospin Jasa juga menjalankan fungsinya sebagai koperasi yang menghubungkan antar kegiatan usaha sehingga terjadi pergerakan ekonomi yang semakin besar.

“Melihat pengalaman Kospin Jasa, koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” kata Teten.

Namun, ia mengakui tantangan koperasi khususnya Koperasi Simpan Pinjam tidak mudah karena di luar koperasi tumbuh lembaga keuangan yang modern dengan layanan mudah dan cepat. Karena itu, diharapkan koperasi terus melakukan inovasi, modernisasi manajemen dan mengadopsi teknologi untuk memberi kemudahan bagi anggotanya.

Tantangan lainnya, koperasi belum menjadi model bisnis pilihan di masyarakat khususnya anak muda yang menguntungkan dan memberikan kesejahteraan bersama.

“Ini yang sekarang yang sedang kita jalankan rebranding koperasi di kalangan anak muda,” kata Menteri.

Ia mengungkapkan, Kemenkop dan UKM bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah merancang program koperasi masuk kampus.

Diharapkan program ini segera dapat dijalankan agar koperasi tidak semakin tertinggal dan semakin mengecil.

“Kita berkepentingan mendorong koperasi semakin berkembang untuk menciptakan jumlah wirausaha yang lebih banyak,” tegas Teten.

Pemerintah, lanjutnya, sedang menyusun regulasi yang memberikan kemudahan dalam berkoperasi melalui Omnibus Law. Perizinan koperasi akan lebih mudah dan koperasi dapat berbisnis di semua sektor termasuk mengerjakan proyek infrastruktur.

See also  MenPAN-RB: Reformasi Birokrasi Percepat Pelayanan Publik

Kinerja Positif

Ketua Umum Kospin Jasa Andi Arslan Djunaid mengatakan capaian kinerja Kospin Jasa pada Tahun Buku 2019 menunjukkan pertumbuhan positif meski banyak tantangan yang dihadapi sepanjang tahun.

Pada 2019, berlangsung perhelatan politik nasional Pemilu, perang dagang antara Cina dan AS dan berbagai bencana yang terjadi di tanah air yang semuanya berdampak terhadap kondisi perekonomian nasional.

Ia memaparkan capaian kinerja Kospin Jasa di sektor konvensional untuk tahun 2019 berbanding 2018, yakni aset tumbuh 15,93 persen menjadi Rp7,8 triliun, tabungan/simpanan tumbuh 18,03 persen menjadi Rp5,5 triliun dan pinjaman naik 25,36 persen menjadi Rp4,9 triliun. Adapun total aset Konvensional dan Syariah Kospin Jasa mencapai Rp9,6 triliun.

“Pertumbuhan Kospin Jasa secara persentase lebih baik dibandingkan industri keuangan dan perbankan. Dampaknya ke anggota adalah pemberian SHU yang lebih baik,” kata Andi.

Pada tahun buku 2019, Kospin Jasa juga mencatatkan Jasa Pinjaman mencapai 17,3 persen dan Jasa Simpanan 14,6 persen. Dibandingkan deposito di bank, Kospin Jasa mampu meraih dua kali lipat lebih tinggi.

Andi menegaskan keberadaan koperasi memang harus memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat. Koperasi hadir untuk memberi kesejahteraan bersama, sebagai silaturahmi dan menjalin usaha bersama.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB