Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam

Saturday, 25 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melepas ekspor 53,5 ton rumput laut jenis spinosum di tengah pandemi Covid-19. Vietnam menjadi negara tujuan ekspor komoditas senilai hampir Rp700 juta tersebut.

Pelepasan ekspor berlangsung di Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (25/4/2020). Begitu dilepas, dua truk kontainer pembawa rumput laut langsung bergerak menuju Pelabuhan Merak.

“Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19 kita tetap semangat berproduksi, bahkan hari ini melepas ekspor 53,5 ton rumput laut spinosum ke Vietnam,” ujar Menteri Edhy yang saat pelepasan didampingi Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Kepala BKIPM Rina, dan Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa.

Menteri Edhy menjelaskan, permintaan ekspor rumput laut spinosum ke Vietnam sangat tinggi yakni 3.000 ton per bulan. Namun yang baru terpenuhi baru 300 ton per bulan, dan yang diekspor hari ini merupakan termin pertama pengiriman.

Melihat peluang pasar yang begitu besar, Menteri Edhy mengajak pemda bersama pelaku usaha menguatkan sinergi untuk meningkatkan jumlah produksi. “Dengan sinergi, kita bisa mempercepat, memperbanyak produksi sehingga kebutuhan ekspor 3.000 ton per bulan bisa dipenuhi,” urainya.

Rumput laut spinosum yang diekspor hari ini adalah produksi petambak di Kabupaten Serang dan Kepulauan Seribu. Spinosum sendiri merupakan jenis rumput laut yang jarang di Indonesia.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengaku akan berupaya meningkatkan produksi rumput laut spinosum dengan memberi kemudahan kepada masyarakat agar mau terjun ke sektor tersebut. Saat ini masyarakat pesisir memang lebih banyak memproduksi rumput laut jenis cotoni.

“Kita akan dorong masyarakat menanam spinosum, kalau perlu kami bantu permodalannya,” ujar Pandji.

Kabupaten Serang sendiri punya potensi lahan 10 ribu hektare untuk pengembangan budidaya rumput laut. Sejauh ini baru 4.000 hektare di antaranya yang berproduksi.

See also  Bendungan Sepaku Semoi Mulai Dibangun Tahun 2020 Untuk Dukung Kebutuhan Air Baku IKN

Penanggung jawab CV Delton (eksportir rumput laut spinosum) Jaja, mengaku Vietnam sangat terbuka dengan rumput laut Indonesia karena kualitasnya lebih baik dibanding dengan produk negara lain. Selain sebagai eksportir, pihaknya turut mendampingi langsung para pembudidaya di Serang maupun Kepualauan Seribu.

“Di Serang saja ada 400 KK yang kami dampingi. Di Pulau Seribu lebih banyak lagi, ribuan,” aku Jaja.

Sementara itu, berdasarkan catatan SKIPM Merak, terdapat lima kali ekspor produk perikanan sejak 16 Maret termasuk rumput laut spinosum. Komoditas lainnya meliputi frozen shrimp dan bubuk karagenan (carrageenan powder) dengan total volume 4,8 juta ton senilai lebih dari Rp452 miliar.

Berita Terkait

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua
Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”
Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Saturday, 7 February 2026 - 18:51 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo

Thursday, 5 February 2026 - 13:53 WIB

Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo

Berita Terbaru