Menkop dan UKM Lantik Tiga Deputi Baru

Wednesday, 6 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melantik tiga orang pejabat untuk mengisi posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Kementerian Koperasi dan UKM.

Ketiga orang itu adalah Hanung Harimba Rachman sebagai Deputi Bidang Pembiayaan, Eddy Satria sebagai Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, dan
Ahmad Zabadi sebagai Deputi Bidang Pengawasan.

“Dengan dilantiknya tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19, diharapkan para pejabat ini mampu cepat beradaptasi dengan pekerjaan dan secara masif melakukan gerakan perubahan yang signifikan untuk membantu Kementerian Koperasi dan UKM dalam menjalankan program-program antisipasi dampak Covid-19 terhadap pelaku UMKM”, papar Teten dalam acara pelantikan di Jakarta, Rabu (6/5).

Menkop dan UKM Teten juga mengingatkan beberapa program antisipasi dampak Covid-19 untuk pelaku UMKM. Antara lain, stimulus daya beli produk UMKM dan koperasi, Belanja di Warung Tetangga, restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro, dan restrukturisasi kredit khusus bagi koperasi melalui LPDB-KUMKM, juga program Masker untuk Semua.

Usai pelantikan, Deputi Bidang Pengawasan Ahmad Zabadi menegaskan bahwa jajarannya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap koperasi. Karena, secara nyata, koperasi berdasarkan data telah memberikan dukungan kredit kepada anggota dan masyarakat lebih dari Rp60 triliun. “Ini bukan sebuah angka yang kecil”, tandas Zabadi.

Oleh karena itu, lanjut Zabadi, pengawasan koperasi sendiri harus dilihat dari perspektif bagaimana pemerintah mendorong gerakan koperasi, khususnya simpan pinjam, agar dapat dipercaya publik dan memberikan konstribusi dalam melakukan pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Eddy Satria mengakui, sebelum Covid-19 tantangan membangun koperasi dan UMKM itu sangat besar. “Ke depan, dengan adanya tambahan personil yang membawa pengalaman dari Bappenas dan Kemenko Perekonomian, UMKM dapat lebih dibantu hingga bisa bangkit berdasarkan kekuatan sendiri”, tukas Eddy.

See also  Mendagri: Sekwan Diharapkan Jadi Jembatan Komunikasi Internal Legislatif maupun dengan Eksekutif

Selain itu, kata Eddy, UMKM juga bisa berkontribusi lebih besar untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia; di mana 90% bentuk usaha di Indonesia adalah UMKM dan hanya segelintir saja yang merupakan usaha besar.

“Artinya, selain tenaga kerja, kita juga harus meningkatkan mutu dan pemanfaatan teknologi untuk mempercepat ini semua”, tegas Eddy.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Hanung Harimba Rachman menjelaskan, targetnya yang paling dekat adalah memperkuat pembiayaan untuk UMKM dan koperasi dalam masa Covid-19 ini, dan juga recovery. “Kita akan menyiapkan langkah-langkah tersebut”, ucap Hanung.

Salah satunya, adalah dengan membangun arsitektur UMKM yang tidak hanya murah, namun juga mudah diakses oleh para pelaku UMKM. “Saya rasa itu PR yang lumayan cukup besar yang perlu kita jalankan”, kata Hanung.

Yang pasti, Hanung menekankan, dalam masa Covid-19 ini, ia akan lebih banyak membantu UMKM dan koperasi terkait masalah keuangannya. “Tujuannya, agar mereka bisa bertahan. Dan untuk ke depannya, di masa pemulihan, kita juga ingin turut andil dalam mempercepat recovery, khususnya dari sektor pembiayaannya”, pungkas Hanung.

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim  / foto ist

Hukum

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:24 WIB

Berita Terbaru

Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Thursday, 24 Sep 2026 - 16:36 WIB