Kesedihan di Tengah Covid-19, Dokter Rayakan Idul Fitri di Rumah Sakit

Sunday, 24 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Seorang dokter asal Malaysia, Syahidd Al-Hatim, sudah terbiasa merayakan Idul Fitri jauh dari keluarganya. Sebab, dalam 2 tahun terakhir, Syahidd selalu merayakan berakhirnya bulan Ramadhan di Rumah Sakit Kuala Lumpur, tempat ia bekerja.

Namun, Syahidd mengatakan, Idul Fitri tahun ini menjadi lebih suram karena banyak staf rumah sakit yang beragama Islam harus tetap bekerja akibat pandemi virus Corona. Terlebih, kasus COVID-19 di Malaysia telah menyerang lebih dari 7.000 orang dan telah menewaskan 115 orang.

“Menyedihkan, karena beberapa teman saya, seperti staf perawat dan beberapa dokter senior, bukan orang yang berasal dari KL,” kata Syahidd, seperti dikutip Channel News Asia, Minggu 24 Mei 2020.

“Biasanya, mereka akan kembali (ke daerah asalnya) untuk menghabiskan waktu bersama keluarga mereka, dan sekarang mereka tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan itu. Jadi, hal itu membawa suasana hari yang sedih ke area bekerja,” ujarnya.

Malaysia yang merupakan negara dengan populasi mayoritas Muslim itu telah melakukan pembatasan yang luas terhadap pergerakan orang sejak wabah virus Corona muncul pada awal Maret untuk menghambat penyebaran penularan.

Meskipun beberapa pembatasan telah dilonggarkan pada bulan ini, perjalanan antar kota untuk alasan tidak penting masing dilarang. Makanya, banyak orang yang tidak dapat kembali ke kampung halaman mereka di saat libur Idul Fitri.

Syahidd yang bertugas ruang gawat darurat akan tetap bekerja pada hari raya Idul Fitri. Ia pun khawatir, masa libur Idul Fitri bakal menyebabkan lonjakan infeksi virus karena memungkinkannya banyak orang berisiko yang melanggar aturan pembatasan pergerakan, seperti berkunjung ke rumah saudara.

“Saya merawat pasien di sini. Kemudian, saya bisa saja membawa kembali penyakit kepada orang tua saya. Itulah satu-satunya hal yang paling saya takuti,” ujarnya

See also  PLN Harus Pastikan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra
Dari Senggi hingga Manokwari Selatan: Langkah Generasi Muda Membangun Transmigrasi
Menteri PANRB: Wredatama Teladan Pengabdian
Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Nasional
Kementerian PU Siapkan 4 Ruas Jalan Tol Sebagai Landasan Darurat Pesawat Tempur
Sambut Hari Anak Nasional, HK Bhirawa Salurkan Bantuan Gizi bagi Anak Berisiko Stunting di Surabaya
Prihatin Tragedi KM Nurul Salsa, Ketua DPD RI Dorong Penguatan Konektivitas Daerah Kepulauan
Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 19:18 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra

Saturday, 25 July 2026 - 16:39 WIB

Dari Senggi hingga Manokwari Selatan: Langkah Generasi Muda Membangun Transmigrasi

Saturday, 25 July 2026 - 12:19 WIB

Menteri PANRB: Wredatama Teladan Pengabdian

Thursday, 23 July 2026 - 18:50 WIB

Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Nasional

Thursday, 23 July 2026 - 18:46 WIB

Kementerian PU Siapkan 4 Ruas Jalan Tol Sebagai Landasan Darurat Pesawat Tempur

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Monday, 27 Jul 2026 - 07:16 WIB

foto ist

News

Tangis Anak Iringi Pemakaman Sang Ayah

Sunday, 26 Jul 2026 - 18:39 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB