BPIP: Pancasila sedang Perang Dunia dengan Corona

Monday, 8 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menjadi pembicara dalam diskusi virtual terkait peringatan hari lahir Pancasila. 

Diskusi ini diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang disiarkan dalam akun youtube chanelnya.

Dalam kesempatan itu, Wahyudi mengatakan, Pancasila merupakan ideologi bangsa yang sangat unik. Karena Pancasila lahir sebagai alat pemersatu bangsa di tengah peperangan ideologi yang berkembang saat itu.

“Jadi Pancasila itu mukjizat ideologi unik, alasannya sederhana memang Pancasila mempersatukan ideologi yang bertarung ketika itu,” kata Wahyudi dalam diskusi tersebut, Senin (6/8).

Oleh karena itu, lanjut Wahyudi, di tengah pandemi seperti ini, Pancasila harus diimplementasikan sebagai optimisme melawan COVID-19. 

Sebab, menurut dia, COVID-19 tidak bisa dilawan dengan kekuatan militer, karena itu Pancasila diperlukan memperkuat optimisme menghadapi masa-masa sulit di tengah pandemi ini.

“Pancasila sekarang sedang melawan perang dunia dengan COVID-19. Mau agama atau politik itu terdampak. Tapi untuk hari ini kita bisa melihat bahwa teknologi militer bisa dilumpuhkan oleh makhluk gaib yang namanya COVID-19,” tuturnya.

“Nah sekarang kita menghadapi COVID-19 ini kita bermodalkan Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila ke-1). Kita turunkan ego politik kita, dari situ kita kembali dalam keputusan bersama. Nah jika kita bisa melakukan ini maka kita akan berhasil. Jadi kembali back to normal,” jelas Wahyudi. []

See also  Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023: KLHK Anugerahkan Penghargaan Kalpataru dan Selenggarakan Festival Pesona

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB