KLHK Lepasliarkan Enam Ekor Buaya Muara di Taman Nasional Way Kambas

Sunday, 21 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sebanyak enam ekor buaya muara dilepasliarkan di Sungai Way Kanan, Resort Way Kanan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Way Kanan, Taman Nasional (TN) Way Kambas pada Jumat (19/06/20). Proses pelepasliaran buaya muara tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno didampingi Kepala Balai TN Way Kambas, Subakir dan Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi.

Buaya yang dilepasliarkan di TN Way Kambas ini merupakan satwa titipan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Buaya tersebut sebelumnya direhabilitasi di Wildlife Rescue Centre (WRC) Yogyakarta atau yang saat ini dikenal dengan nama Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) selama periode tahun 2012 – 2020. Keenam ekor buaya tersebut terdiri dari 4 buaya jantan Ciko dan Rambe (2012), Diki (2014) serta Gito (2020) dan 2 buaya betina Herbert (2014) dan Siri (2018).

Wiratno pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa keterlibatan para pihak dalam upaya konsservasi satwa, yang salah satunya diwujudkan melalui program release ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem.

“Kerja sama antar pihak ini juga menandakan, terjalinnya komunikasi yang baik antara pemerintah (KLHK) dengan mitra kerja”, ujar Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno.

Wiratno menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan pelepasliaran ini yang tetap dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini berpedoman pada Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor: SE.8/KSDAE/KKH/KSA.2/5/2020 tentang Petunjuk Teknis Pelepasliaran Satwa Liar di Masa Pandemik Covid-19. Wiratno juga telah menginstruksikan kepada seluruh BKSDA di Indonesia untuk segera melepasliarkan satwa liar yang saat ini masih berada di pusat-pusat rehabilitasi.

Pelaksanaan pelepasliaran ini melibatkan beberapa pihak terkait antara lain BKSDA Yogyakarta, Balai TN Way Kambas, YKAY, dan Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

See also  Kasus Jiwasraya, Penyidikan OJK Kalah Cepat Dengan Kejagung

Turut hadir dalam kegiatan pelepasliaran ini perwakilan dari Balai Besar TN Bukit Barisan Selatan, BKSDA Bengkulu. Kemudian mitra TN Way Kambas yaitu Yayasan Badak Indonesia (YABI), Rhino Protection Unit (RPU) dan Komunitas Hutan Sumatera Elephant Respond Unit (KHS-ERU).

Program pelepasliaran keenam buaya muara ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan montoring selama kurang lebih 14 hari yang dilakukan oleh staf TN Way Kambas. Selain itu, dilakukan juga kegiatan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat sekitar mengenai nilai penting keberadaan buaya muara dalam ekosistem.

Masih dalam agenda kegiatan di Lampung, Wiratno berencana melakukan peninjauan ke lokasi Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) II, Rumah Sakit Gajah dan Pusat Latihan Gajah (PLG), yang semuanya masuk ke dalam wilayah pengelolaan Balai TN Way Kambas.(*)

Berita Terkait

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Wednesday, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Wednesday, 23 September 2026 - 06:38 WIB

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terbaru

Nasional

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Wednesday, 23 Sep 2026 - 18:30 WIB