Indonesia Ditantang Ikuti Jepang Bongkar Rencana Jahat China di Tengah Pandemi Covid-19

Wednesday, 15 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia harus berani mengikuti Jepang membongkar rencana jahat China di tengah pandemi Covid-19. Karena Indonesia berpotensi ditipu Cina di saat menghadapi Covid-19.

“Ilmuwan China yang lari AS Li Meng Yan juga mengungkapkan ada konspirasi dalam kasus Corona,” kata Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah, Rabu (15/7).

Menurut Amir, Jepang menunjukkan kedaulatan bangsa dengan melawan China yang merencanakan rencana jahat di tengah pandemi Corona.

“Jepang sangat tegas dalam menjaga kedaulatan bangsanya dari ancaman bangsa lain,” ujar Amir.

Namun Amir mengaku pesimis Indonesia berani membongkar kejahatan China di tengah pandemi Corona.

“Justru di tengah Pandemi Corona, TKA China datang ke Indonesia,” ungkap Amir.

Amir mengatakan, kedatangan TKA China ada indikasi, negeri Tirai Bambu melakukan kejahatan di tengah pandemi Corona.

“Harusnya pemerintah tegas menolak TKA China,” ucap Amir.

Selain itu, Amir mengatakan, AS sendiri sudah menyatakan keluar dari WHO.

“AS juga melakukan perlawanan terhadap WHO,” kata Amir.

Diketahui, Jepang menuduh China berusaha mendorong klaim teritorial di tengah pandemi Corona dan mencurigai Beijing menyebarkan propaganda dan disinformasi terkait wabah tersebut.

“China terus berupaya mengubah status quo di Laut China Timur dan Laut China Selatan,” kata Jepang dalam buku putih pertahanan yang disetujui pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe, Selasa (14/7).

Buku tinjauan pertahanan itu menggambarkan intrusi tanpa henti di perairan sekitar sekelompok pulau yang diklaim oleh kedua negara di Laut China Timur, yang dikenal sebagai Senkaku di Jepang dan Diaoyu di Cina. (*)

See also  Astra Dukung Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai Untuk Harumkan Bangsa

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
KOWANI Tolak KLB yang Digelar Pihak Mengatasnamakan Organisasi
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Wednesday, 3 June 2026 - 23:57 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Wednesday, 3 June 2026 - 14:18 WIB

Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila

Berita Terbaru

Olahraga

Voli Putri Indonesia Bungkam Iran 3-1 di AVC Cup-Women 2026

Saturday, 6 Jun 2026 - 20:44 WIB

Berita Utama

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera

Saturday, 6 Jun 2026 - 20:24 WIB