KemenkopUKM Gelar Pelatihan SDM Guna Mendukung Destinasi Super Prioritas

Tuesday, 8 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Deputi Bidang Pengembangan SDM Arif Rahman Hakim  mengatakan masa pendemi Covid-19 masih belum berakhir, namun tidak menyurutkan semangat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) melalui Deputi Bidang Pengembangan SDM untuk tetap melaksanakan kegiatan pelatihan bagi para pelaku Koperasi dan UMKM. Hal ini mengingat imbas pandemi Covid-19 yang dirasakan pelaku UMKM yang mengakibatkan berbagai kesulitan hidup, mulai dari sepinya pelanggan bahkan tak jarang pelaku usaha yang gulung tikar.

“Untuk itu perlu ada upaya yang serius agar sektor ekonomi kerakyatan ini mampu bertahan di tengah pandemi,” kata Arif Rahman Hakim dalam sambutannya pada pembukaan Pelatihan Terpadu Peningkatan Kualitas SDM Koperasi dan KUMKM  bertema “KUMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi pada Masa Pandemi dan  New Normal Covid-19”, di  DMax Hotel & Convention Hall Lombok Mandalika Kab Lombok Tengah NTB, Senin (7/9).

Turut hadir dalam pelatihan yang digelar 7-9 September itu dan diikuti 460 peserta, Gubenur NTB Zulfiklimanayah, Bupati Lombok Tengah dan Bupati Lombok Barat. Deputi Bidang Pengembangan SDM Arif Rahman Hakim mengatakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan bantuan sosial. Namun bantuan sosial saja tidak cukup, untuk itu diperlukan pelatihan khusus bagi pelaku UMKM sebagai pendukung agar tetap eksis dan mampu beradaptasi ditengah Pandemi dan New Normal Covid-19. 

Disela pelatihan juga diserahkan bantuan strategis Kementerian berupa penyerahan KUR dari Bank BRI Syariah, Bank Mandiri serta Bank BNI juga dilakukan penyerahan Hak Cipta dan Hak Merk kepada pelaku UMKM.

Lebih lanjut lagi Arif menjelaskan, kegiatan pengembangan SDM dilaksanakan untuk mendukung destinasi pariwisata super prioritas yang akan dilaksanakan di 5 wilayah yakni Borobudur DIY,  Danau Toba Sumut, Mandalika NTB, Labuhan Bajo NTT serta Likupang Sulut. “Untuk wilayah Borobudur dan Danau Toba sudah selesai kita laksanakan, wilayah Mandalika ini pelatihan yang ke tiga, selanjutnya nanti akan kita laksanakan di Labuan Bajo dan Likupang Sulut” ungkap Arif. Arif menyampaikan, kegiatan pelatihan di Mandalika dipusatkan di Kab. Lombok Tengah dan Lombok Barat dengan 12 angkatan dan akan dilaksanakan selama 3 hari, jelas Arif lebih lanjut.

See also  Tiga Menteri dan Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Progres Kawasan Food Estate Kalteng, Tata Kelola Air Jadi Kunci Keberhasilan

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota,Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan Kementerian Lembaga serta dengan Badan Usaha Negara (BUMN) untuk memberikan pendamping kepada peserta pelatihan.

Bagi para UMKM yang akan melakukan pemasaran digital yang salah satunya nanti berasal dari kegiatan pelatihan di Mandalika akan dihubungkan untuk mengikuti mentorship dengan dukungan Master Card, ungkapnya. “Kami dari pemerintah berharap agar peserta pelatihan dapat memanfaatkan sumber pembelajaran yang sudah kami kembangkan di edukukm.id untuk dapat dipelajari materi-materi mengenai pengembangan usaha mikro dan usaha kecil secara mandiri dan memanfaatkan informasi yang juga dikeluarkan oleh BUMN” tandasnya.

Dalam pelatihan kali ini diMandalika ditambahkan 2 materi substansi , berkaitan fokus dengan perluasan  pemasaran melalui pembelajaran  pemasaran digital  kami bekerja sama dengan e-commerce bukalapak dan akses keperbankan narsumnya dari Bank Himbara, serta narsum dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Pemerintah (LKPP), memberikan laman khusus kepada UMKM untuk terlibat UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.  Platform Pasar Digital (Padi) PT Telkom meluncurkan pasar digital UMKM. Pelaku UMKM dapat masuk kedalam  pasar pemerintah, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui aplikasi bela pengadaan, diharapkan produk UMKM bisa masuk e-catalog LKPP maupun pasar digital lainnya.

Kami juga disini mengkurasi UKM yang bisa dinaikkan kelasnya sehingga materinya ditambah dengan pasar global, ada tata kelola ekspor untuk memulai mengekspor produknya dan bisa diperluas pasarnya tidak hanya ditimur tengah tetapi juga kenegara asia lainnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Zulkieflimansyah, Gubernur Nusa Tenggara Barat mengatakan, krisis yang ditimbulkan oleh covid-19 bisa dijadikan sebagai kesempatan yang mengakselesarasi perubahan dunia yang mengarah pada satu koherensi yang mudah-mudah dapat dioptimalkan oleh pera pelaku UKM di Nusa Tenggara Barat.”Pemerintah selalu memberikan semangat untuk menjadikan krisis itu menjadi sebuah kesempatan, pasti selalu ada cahaya diujung terowongan” Imbuhnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 06:38 WIB

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Berita Terbaru