Audiensi Virtual, Menteri LHK Bahas Percepatan Kerjasama RI – UEA

Saturday, 26 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam audiensi yang berlangsung secara virtual dengan Duta Besar RI Uni Emirat Arab (UAE) Husin Bagis, Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan dukungan untuk percepatan kerja sama Indonesia – UEA utamanya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan (LHK), Jum’at (25/9). Mulai dari rencana investasi perusahaan UEA sampai dengan kerja sama pengembangan mangrove.

Dalam pertemuan sekitar 20 menit tersebut, Menteri LHK menegaskan akan mendukung usulan-usulan kerja sama Indonesia – UEA terutama yang terkait dengan kewenangan Kementerian LHK. “Kerjamasa Indonesia – UEA, kami pasti akan dukung apalagi sudah menyangkut lahan”, kata Menteri LHK.

Elite Agro LLC, perusahaan sektor pertanian asal UEA, sejak 2019 telah mengawali kerjasama dengan Badan Litbang Kementerian Pertanian terkait “Research and Development Collaboration for Agricultural Crops Commercialization” di Lembang, Jawa Barat pada lahan seluas 19 ha, namun terkendala dalam penyediaan lahan.

Terkait kebutuhan lahan Elite Agro LLC untuk kegiatan kolaborasi penelitian pertanian RI – UEA, Menteri LHK Siti Nurbaya menawarkan menggunakan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), dalam hal ini khusus untuk penelitian pertanian, yang perizinannya pun dapat diproses relatif cepat. Menteri LHK langsung menghubungi rekan sejawatnya Menteri Pertanian terkait rencana tersebut, dan direspons positif.

Elite Agro LLC UEA juga telah memulai penjajakan kerja sama bidang pertanian atau Food Estate di Kalimantan Tengah yang memerlukan lahan 100 ribu hektar, dan menemuai kendala yang sama, yaitu lahan. “KLHK siap untuk memfasilitasi penyediaan lahan tersebut, karena pemerintah memang sedang menyiapkan dalam agenda food estate”, jawab Siti Nurbaya ringkas.

Dijelaskan Siti Nurbaya, food estate di Kalimantan Tengah sudah mulai dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum di daerah eks transmigrasi dan nanti bisa dengan dukungan berbagai skema usaha dan kerja mendukung masyarakat dan melibatkan masyarakat seperti melalui investasi BUMN. Sekitar 148 ribu ha yang sudah mulai disiapkan skema daerah irigasi.

See also  Bulog Jamin Stok Beras Jelang Idul Fitri di Tengah Pandemi COVID-19 Aman dan Tercukupi

“Kami juga sedang menyiapkan sekitar 31 ribu ha lahan untuk food estate dan dalam manajemen pangan strategis Kementerian Pertahanan dalam bentuk pinjam pakai dari kawasan yang sudah tidak berfungsi baik sebagai hutan,” katanya.

Selanjutnya, UEA juga sudah menjalin kerja sama Power Purchase Agreement antara konsorsium PT PJB Investasi (PT PJBi dan Masdar) dan PT PLN (Persero) terkait “Floating Solar PV PP 145 MWAC” di Danau Cirata, Jawa Barat. Proyek ini memerlukan izin pinjam pakai kawasan hutan, yang menurut Husin Bagis prosesnya berkepanjangan dan memakan waktu. Dengan tegas Siti Nurbaya menyampaikan bahwa proses penyediaan lahan untuk objek vital dan menyangkut hajat orang banyak, di KLHK bisa dilakukan relatif cepat apabila dikomunikasikan secara tepat.

Menteri LHK seketika itu juga menchek di internal dan ternyata usulan resminya belum masuk ke KLHK, dan disampaikan Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, akan dichek kembali.

Terkait mangrove, Siti Nurbaya mendorong kerjasama Mangrove Development and Sustainable Utilization, untuk substansi Mangrove Nursery, plantation and rehabilitation. Komponen kegiatan yang diusulkan KLHK bertujuan memulihkan fungsi ekosistem mangrove yang rusak dan mengembangkan model pengelolaan dan pemanfatan mangrove yang berkelanjutan.

“Jika disetujui kami mengusulkan lokasi untuk Mangrove Center yaitu Karangsong, Indramayu (Jawa Barat), Kupang (Nusa Tenggara Timur) dan Tarakan (Kalimantan Utara)”, ujar Siti Nurbaya.

Husin Bagis menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Siti Nurbaya yang telah memberikan solusi untuk percepatan pelaksanaan kerjasama pemerintah UEA – Indonesia. Husin beranggapan kerjasama ini akan menguntungkan bagi kedua negara. “Kami yakin dengan berinvestasi di Indonesia akan mendorong investor lain dari Timur Tengah seperti Qatar untuk berinvestasi juga di Indonesia”, pungkasnya.

See also  Jawab Tantangan Pembangunan Infrastruktur, Kementerian PUPR Kembangkan SDM Konstruksi lewat 11 Program Studi Master Super Spesialis Bidang PUPR

Turut hadir dalam pertemuan virtual tersebut Sekretaris Jenderal KLHK, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, dan Kepala Biro Kerja-sama Luar Negeri.

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Saturday, 7 Nov 2026 - 00:53 WIB