CPNS Dituntut Penuhi Kompetensi dan Profesionalisme

Saturday, 10 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Panitia Seleksi CPNS Sekretariat Jenderal DPR RI tahun 2019 melaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tahap III secara wawancara. Mengingat masih tingginya sebaran Covid-19, wawancara tersebut dilaksanakan secara daring (online). Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Setken DPR RI Rahmad Budiaji mengharapkan agar para pelamar CPNS dapat memenuhi kualifikasi syarat, jabatan, kompeten dan profesional. 

“Tentu kita berharap setiap pelamar memenuhi kualifikasi syarat jabatan, sehingga tidak menjadi pegawai biasa, tapi pegawai yang memiliki kompetensi dan profesionalisme, itu harapannya. Dan kita seleksi secara objektif, tansparan dan akuntabel,” papar Rahmad saat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2020). 

Dia menjabarkan, secara umum untuk penerapan seleksi CPNS di Sekretariat Jenderal DPR RI masih sama dengan tahun sebelumnya. Perbedaannya lebih kepada metode pelaksanaan. Karena pada tahun yang lalu peserta wawancara bisa dihadirkan dan diundang, sehingga bisa datang langsung dan tatap muka. Tapi kalau sekarang untuk menghindari pergerakan orang antar wilayah, demi pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga dilaksanakan secara virtual.

Sementara untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Komputer, tahun lalu dilaksanakan secara mandiri, sementara tahun ini digabung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dilaksanakan di wilayah terdekat dengan domisili masing-masing peserta. “Tapi kalau sekarang kita hindari pergerakan orang antar wilayah supaya ada pencegahan Covid-19, sehingga dilaksanakan secara virtual. Yang lalu psikotes itu juga dilaksanakan di sini mandiri, sekarang dilaksanakan juga secara online,” jelas Rahmad. 

Dia juga mengungkapkan bahwa, formasi di Kesetjenan DPR RI masih kekurangan pegawai yang cukup signifikan. Kalau dari komposisi untuk PNS, kebutuhan pegawai bisa mencapai 1500 orang. Oleh sebab itu akan diisi secara bertahap untuk PNS, sementara untuk kekurangan akan diisi oleh tenaga PPNASN. 

See also  Hutama Karya Tuntaskan 2 Jembatan Bailey di Aceh Tenggara

“Formasi tahun lalu kita mengajukan 300 tapi mendapat persetujuannya 59 formasi. Sampai dengan tahap pelaksanaan ketiga SKB ini dari 59 itu, kemungkinan 11 akan kosong, karena memang tidak ada pelamar, atau ada pelamar tapi gagal melewati tes kep pada saat SKD. Jadi tersisa kemungkinan ada 49 formasi jabatan yang akan diisi,” ungkap Rahmad. 

Berita Terkait

Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan
Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun
Kementerian PU Dukung Penanganan Karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah
Jembatan Lumut Aceh Tengah Rampung 100 Persen, Akses Warga Pulih Pascabencana
Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong
Kementerian PU Normalisasi Saluran Sekunder Tambun, 875,68 Hektare Sawah di Karawang Terairi
CESGS Apresiasi Sepuluh Perusahaan melalui ESG Leadership Award 2026
Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 20:53 WIB

Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan

Wednesday, 2 September 2026 - 22:39 WIB

Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun

Wednesday, 2 September 2026 - 19:56 WIB

Kementerian PU Dukung Penanganan Karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah

Wednesday, 2 September 2026 - 08:48 WIB

Jembatan Lumut Aceh Tengah Rampung 100 Persen, Akses Warga Pulih Pascabencana

Tuesday, 1 September 2026 - 19:13 WIB

Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong

Berita Terbaru