Salurkan Rp 14 Miliar, Pertamina Kembangkan UMKM Binaan

Tuesday, 20 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 DAELPOS.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus kembali menyalurkan bantuan modal sebesar Rp 2,13 miliar melalui Program Kemitraan kepada 25 UMKM Binaan yang berada di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Penyaluran tersebut dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2020.

Program Kemitraan (PK) berupaya mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bangkit dari tekanan ekonomi akibat Pandemi, hal itu menjadi komitmen Pertamina untuk mendukung program Pemerintah, yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Nurial Fauziah, pemilik UMKM Toko Lely yang bergerak di penjualan Sembako menyampaikan bahwa Program Kemitraan dari Pertamina sangat membantu keberlangsungan usahanya.

“Apalagi saat pandemi COVID-19 seperti ini, awalnya bingung menjalankan usaha karena modalnya sudah habis. Ketika tahu bahwa Pertamina memiliki Program Kemitraan akhirnya saya mencoba untuk berpartisipasi dan responnya sangat baik,” ujarnya.

Ia berharap, hal itu merupakan langkah awal untuk keberlangsungan bisnisnya, yang nantinya akan mendapatkan pengalaman lebih baik serta akses pelatihan dan pemasaran produk agar lebih luas dan dikenal oleh masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Regional Jatimbalinus C.D. Sasongko menyampaikan, Pertamina memahami pelaku UMKM berisiko tidak dapat melanjutkan usahanya di saat pandemi COVID-19 yang belum menunjukkan tren penurunan.

“Dengan adanya bantuan akses permodalan, UMKM binaan Pertamina bisa mendapatkan pendampingan dan bimbingan dalam menyiasati pengelolaan model usaha untuk menjadi lebih tangguh,” ujar Sasongko.

Selain menyalurkan pinjaman modal dengan jasa administrasi sangat ringan, Pertamina juga memberikan pola pendampingan, pembinaan, pelatihan yang terarah.

“Serta pemberian fasilitas promosi dan pengembangan pasar dalam ajang pameran sebagai upaya agar mitra binaan Pertamina dapat tumbuh dan berkembang,” tambahnya

See also  Menuju Transformasi Digital, Kampus Kemenperin Siap Terapkan Farmasi 4.0

Selain Program Kemitraan yang bersifat umum, Pertamina juga menginisiasi Program Pinky Movement sebagai inovasi dalam pembiayaan dan pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM terutama bagi sektor yang bersentuhan langsung dengan rantai bisnis Pertamina.

“Hingga hari ini, Pertamina telah menyalurkan Rp2.985.000.000 untuk 43 Mitra Binaan Program Kemitraan Pinky Movement di Jawa Timur dan Bali,” jelas Sasongko.

Pinky Movement sendiri mempunyai fokus utama, yakni UMKM dan pangkalan Elpiji yang dalam menjalankan usahanya masih menggunakan atau menjual Elpiji Subsidi 3 Kg agar lebih mandiri sehingga beralih menggunakan atau menjual produk Elpiji nonsubsidi, yaitu Bright Gas 5.5 Kg atau 12 Kg.

“Selain itu, Program Pinky Movement akan mengedukasi pelaku UMKM dan masyarakat agar penyaluran LPG menjadi tepat sasaran. Program Pinky Movement sendiri sudah memperoleh apresiasi secara nasional, menyabet penghargaan dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2020,” tambah Sasongko.

Pada tahun 2019 lalu, Pertamina MOR V telah menyalurkan dana PK sebesar Rp 23.3 miliar. “Sedangkan pada tahun ini hingga Oktober 2020, Pertamina telah menyalurkan bantuan permodalan sebesar lebih dari Rp 14 miliar kepada 191 Mitra Binaan untuk pengembangan UMKM. Mitra binaan ini tersebar di 4 Provinsi yang berada di wilayah MOR V,” tutup Sasongko. 

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru