Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ace: Tidak Ada Indonesia Tanpa Persatuan

Sunday, 8 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ace Hasan Syadzily menyebut bahwa Indonesia ini tetap kuat karena persatuan elemen bangsa. Hal itu disampaikan pada acara sosialisasi empat pilar kebangsaan, Sabtu (7/11/2020) di Desa Ibun, Kabupaten Bandung.

“Tidak ada Indonesia tanpa Aceh, Papua, Nusa Tenggara, Bali dan lain-lainnya, Indonesia adalah semuanya. Semua itu disatukan oleh Pancasila”, tegas Ace.

Politisi Partai Golkar ini mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar, memiliki banyak sekali kekayaan alam dan sumber daya manusia. Menurut Ace, semua keragaman dan perbedaan ini harus terus dijaga, yaitu dengan Pancasila.

“Indonesia ini bangsa yang besar. Terdiri dari 1.128 suku bangsa. Ada banyak bahasa. Di Sunda aja ada macam-macam. Ada enam agama yang diakui. Kita juga negara dengan kepulauan terbesar di dunia, jumlahnya 13.466 pulau. Jumlah penduduknya terbesar keempat di dunia”, jelas Ace.

“Negara kita ini besar. Sayang kalau pecah belah akibat perbedaan pandangan pilpres apalagi pilkada. Jangan karena perbedaan kita putus silaturahmi. Oleh karena itu perbedaan itu harus dipersatukan, yaitu dengan Pancasila. Ini adalah pilar utama kita”, lanjut Ace.

Pada acara sosialisasi ini, Ace juga menerangkan tujuan negara yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Tujuan negara itu menjadi kewajiban yang harus dilakukan pemerintah.

“Kewajiban negara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah. Makanya saat ini bapak ibu disuruh pakai masker. Ini dalam rangka negara melindungi warganya”, ujar Ace.

“Kewajiban selanjutnya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Negara yang SDM nya melimpah kaya raya kalau tidak pintar warganya jadi apa? Akan ribut saja. Tugas kewajiban selanjutnya adalah memajukan kesejahteraan umum dan keempat menciptakan ketertiban dunia”, kata Ace.

See also  Dengarkan Bupati dan Gubernur, Presiden Ingin Infrastruktur Jalan Untuk Angkut Produk Pertanian Arfak

Pada kesempatan ini, Ace juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol Covid 19.

“Covid 19 ini nyata adanya. Bukan rekayasa. Makanya dalam setiap acara, saya selalu memastikan protokol Covid 19. Kita menjaga diri kita dan orang lain”, pungkas Ace.

Berita Terkait

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua
Kini Beli Tiket Transjakarta Bisa Pakai GoPay”
Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Saturday, 7 February 2026 - 18:51 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo

Thursday, 5 February 2026 - 13:53 WIB

Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Nasional

Tamparan di Wajah Bangsa di Tengah Erosi Kepedulian

Monday, 9 Feb 2026 - 10:12 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid / foto ist

Berita Terbaru

Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

Monday, 9 Feb 2026 - 09:30 WIB