Kemendagri Beri Dukungan Pilkada, Salah Satunya dengan Pembentukan Tim Monitoring yang Netral

Friday, 11 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertugas untuk memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dalam 9 bulan terakhir ini, Kemendagri bersinergi bersama stakeholder terkait untuk menyiapkan berbagai regulasi, data kependudukan, data keuangan, hingga berkaitan dengan dukungan teknis di lapangan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik mengatakan, sebagai salah satu dukungan lainnya, Kemendagri juga membentuk tim monitoring dan melakukan pemantauan ke 32 provinsi, yang dibentuk menjadi 4 tim, yakni sebagai berikut:

Pertama, tim monitoring anggaran yang dikoordinir oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah dan Itjen Kemendagri. “Tim ini bertugas untuk memastikan bahwasanya pembiayaan dan realisasi anggaran di APBD masing-masing daerah berjalan baik,” kata Akmal.

Kedua, tim yang membantu penyiapan data kependudukan yang dipimpin oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri. “Tim ini membantu menyiapkan data kependudukan atau melakukan perekaman bagi warga yang belum sempat melakukan perekaman sebagai syarat melaksanakan Pilkada,” ujarnya.

Ketiga, tim pemantauan terhadap Kota/Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkades. “Ini penting, karena kita masih berada pada posisi pandemi Covid-19, kita menginginkan pelaksanaan pilkada dengan protokol kesehatan bisa direplikasi dalam pelaksanaan Pilkades,” imbuhnya.

Keempat, tim pemantau Pilkada yang bekerja di bawah koordinasi Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri. “Kita bergerak ke 32 provinsi, masing-masing provinsi ada yang personilnya 2 atau 3 orang, tugasnya adalah memastikan bahwasanya seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan yang disepakati bersama,” jelas Akmal.

Akmal juga menegaskan, pihaknya memastikan petugas yang diterjunkan ke lapangan bersifat netral. “Tim melaksanakan tugasnya secara netral dan profesionalitas, dan sekali lagi Dirjen Otda bertanggung jawab untuk memastikan apabila ada petugas kami yang tidak netral, kami akan melakukan klarifikasi dan investigasi terkait hal ini,” pungkasnya.

See also  Pos Indonesia Raih 4 Penghargaan TOP GRC Awards 2021

Berita Terkait

Evaluasi Kebijakan Wujudkan Pelayanan Publik yang Adaptif dan Berkualitas
Timur Tengah Memanas, Bang Azran: Jakarta Harus Tetap Tenang dan Bersatu di Tengah Ketegangan Global
Revitalisasi JPO Sarinah Jadi Model Integrasi Transportasi di Jakarta
Pramono Pastikan Stok Pangan Ramadan-Idulfitri Aman, Harga Dijaga Tetap Stabil
BGN Gelontorkan Rp268 T untuk MBG 2026, 93 Persen Langsung ke SPPG
Mendes Yandri Ajak Mahasiswa Al Khairiyah jadi Pelaku Ekspor
Wamen Viva Yoga: Kita Kembangkan Muna Barat Sebagai Sentra Perikanan
Pasang Girder Interchange Lubuk Alung, Tol Padang–Sicincin Terapkan Rekayasa Lalin di KM 18+998

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 11:29 WIB

Timur Tengah Memanas, Bang Azran: Jakarta Harus Tetap Tenang dan Bersatu di Tengah Ketegangan Global

Tuesday, 3 March 2026 - 11:23 WIB

Revitalisasi JPO Sarinah Jadi Model Integrasi Transportasi di Jakarta

Monday, 2 March 2026 - 17:29 WIB

Pramono Pastikan Stok Pangan Ramadan-Idulfitri Aman, Harga Dijaga Tetap Stabil

Monday, 2 March 2026 - 12:17 WIB

BGN Gelontorkan Rp268 T untuk MBG 2026, 93 Persen Langsung ke SPPG

Sunday, 1 March 2026 - 19:45 WIB

Mendes Yandri Ajak Mahasiswa Al Khairiyah jadi Pelaku Ekspor

Berita Terbaru

Berita Utama

Kemendes Raih WTP ke-10 Kali dari BPK

Tuesday, 3 Mar 2026 - 13:18 WIB

Berita Terbaru

APBN Tahan Guncangan Global, Wamenkeu Pastikan Defisit Tetap Aman

Tuesday, 3 Mar 2026 - 13:14 WIB

Berita Utama

Pemerinta Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Tuesday, 3 Mar 2026 - 12:34 WIB