Kemendagri Minta Pemprov DKI Jakarta Dukung Pembangunan Rendah Karbon dan Buat Renaksi Penanggulangan Banjir

Wednesday, 14 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan program pembangunan yang mendukung kebijakan rendah karbon, dan menyusun rencana aksi penanggulangan banjir. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dalam Musrenbang penyusunan RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 secara virtual, Rabu (14/4/2021).

Rancangan RKPD Provinsi DKI Tahun 2022 telah menyesuaikan hasil Rakortekrenbang, dan sekaligus menambahkan fokus pada bidang ketahanan pangan, pengurangan ketimpangan ekonomi, perluasan kesempatan kerja pada bidang industri, infrastruktur dan UMKM. “Kami menyarankan agar program dan kegiatan yang terkait prioritas pembangunan DKI perlu penyesuaian, guna mendukung kebijakan pembangunan yang rendah karbon,” kata Hudori.

Rakortekrenbang tingkat pusat Tahun 2021 telah membahas usulan proyek prioritas dari Provinsi DKI Jakarta. Terdapat 5 usulan yang diakomodir dan 14 usulan yang akan dibahas lebih lanjut. Usulan yang diakomodir di antaranya adalah pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta East-West, penyediaan tanggul pengaman pantai pesisir, dan penyediaan suplemen tambah darah dan vitamin A.

“Terkait usulan yang dibahas lebih lanjut tersebut, Bappeda dan perangkat daerah agar berkoordinasi dengan K/L terkait, serta menyiapkan hal-hal yang diperlukan, sehingga dapat dibahas dan disetujui dalam Musrenbangnas yang akan datang,” ujar Hudori.

Adapun prioritas pembangunan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 adalah peningkatan kualitas pembangunan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, pengurangan ketimpangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja, penguatan ketahanan pangan, dan antisipasi banjir, rob, dan genangan.

Dikatakan Hudori, selain pandemi yang masih berlangsung, banjir merupakan permasalahan klasik yang dihadapi oleh Provinsi DKI Jakarta. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov DKI dan selanjutnya disinkronkan dengan pemerintah daerah sekitar dan kementerian/lembaga terkait. Kemendagri telah menginisiasi upaya sinkronisasi ini melalui Komitmen Bersama Penanggulangan Banjir dan Longsor Kawasan Jabodetabekpunjur tanggal 2 Juni 2020.

See also  Soal Calon Kapolri, Mendagri: Pak Sigit Itu Orangnya Cerdas dan Tegas

“Perlu tindak lanjut rencana aksi (renaksi), antara lain dengan pengintegrasian renaksi ke dalam RKPD 2022 dan dukungan pemerintah daerah, serta monitoring evaluasi secara periodik dan sesuai kebutuhan,” tandasnya.

Hudori juga mengatakan, RKP dan RKPD Provinsi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 diharapkan dapat mendukung 10 (Sepuluh) Fokus Pembangunan Tahun 2022. Kesepuluh fokus ini menggambarkan sektor-sektor tematik pembangunan yang menjadi pengungkit utama dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi dan reformasi struktural yang dilakukan di tahun 2022. Pencapaian 10 fokus pembangunan harus merupakan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan, mulai dari masyarakat, swasta, K/L dan pemerintah daerah sendiri.

Tema RKPD Provinsi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 yaitu, “Peningkatan Perekonomian Masyarakat Berbasis Kota Berketahanan.” Hal ini selaras dan mendukung tema RKP Nasional Tahun 2022 yaitu “Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”. Keselarasan tema pembangunan antara pusat dan daerah ini penting dilakukan agar program dan kegiatan pembangunan tahun 2022 di tingkat nasional dan daerah dapat dilaksanakan secara sinergis dan simultan, serta target kinerja pembangunan dapat tercapai.

Berita Terkait

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik
Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026
Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026
Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa
Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kementerian PU
BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Hingga Akhir 2026

Berita Terkait

Thursday, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik

Thursday, 9 April 2026 - 07:03 WIB

Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga

Thursday, 9 April 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Wednesday, 8 April 2026 - 17:32 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026

Wednesday, 8 April 2026 - 17:28 WIB

Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi LPG

Friday, 10 Apr 2026 - 10:34 WIB

Berita Terbaru

Pelabuhan Tanjung Carat Kunci Lompatan Ekonomi

Friday, 10 Apr 2026 - 09:27 WIB