Progres SPAM Regional Durolis Tahap I Capai 35,2%, Layani Air Minum untuk 200 Ribu Jiwa di 3 Kabupaten/Kota Provinsi Riau

Friday, 7 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) skala regional di Provinsi Riau untuk mendukung layanan air minum perpipaan di Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis atau dikenal dengan SPAM Regional Durolis. Secara keseluruhan SPAM Regional Durolis akan memiliki kapasitas sebesar 1.500 liter/detik dengan target penerima manfaat 150.000 Sambungan Rumah (SR).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan layanan SPAM skala regional diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, berkesinambungan selama 24 jam, serta meningkatkan perbaikan kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan air minum.

Pembangunan SPAM Regional Durolis diinisiasi oleh Pemprov Riau sebagai bagian dalam perwujudan komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk peningkatan pelayanan dasar publik bidang air minum. Dukungan infrastruktur diberikan Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA untuk intake Sungai Rokan dan jaringan transmisi air baku, Ditjen Cipta Karya untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA), reservoir, perpipaan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan offtake. Sementara jaringan ke rumah penduduk dan SR akan dibangun oleh masing-masing kabupaten/kota penerima manfaat.

Sumber air yang digunakan dalam pembangunan SPAM Regional Durolis berasal dari Sungai Rokan sebagai sumber air baku satu-satunya yang layak digunakan untuk pelayanaan air minum di ketiga wilayah tersebut. SPAM Regional Durolis dibangun dalam 4 tahap dengan masing-masing berkapasitas 400 liter/detik untuk Tahap I, II, dan III serta berkapasitas 300 liter/detik untuk tahap IV.

Saat ini tengah dikerjakan Tahap I sebesar 400 liter/detik dengan target melayani kebutuhan air minum 200.000 jiwa melalui pemasangan 40.000 SR yang tersebar di 4 kecamatan di Kota Dumai sebanyak 15.000 SR yakni Dumai Kota, Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Selatan; 4 kecamatan di Rokan Hilir sebanyak 10.000 SR yakni TP TJ Melawan, Bangko, Rimba Melintang, Batu Hampar, Bangko Pusako dan 2 kecamatan di Kabupaten Bengkalis sebanyak 15.000 SR yakni Mandau dan Pinggir. Tercatat progres fisik Jaringan Distribusi Utama (JDU) Tahap I hingga 6 Mei 2021 telah mencapai 35,2% dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 858,6 miliar. (*)

See also  Presiden Tetapkan 6 Tokoh sebagai Pahlawan Nasional

Berita Terkait

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Berita Terkait

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Berita Terbaru