Besok, Pengumpulan Proposal Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 Ditutup

Monday, 10 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pengumpulan proposal Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 segera ditutup besok, Selasa (11/05). Data per Senin (10/05) pukul 13.40 WIB, sebanyak 388 proposal telah terkumpul. Instansi pemerintah masih memiliki waktu hingga pukul 23.59 WIB untuk mengumpulkan proposal.

“Jumlah proposal terkumpul saat ini sebanyak 388. Namun, jumlah tersebut terus bertambah setiap jamnya,” jelas Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, Senin (10/05).

Jumlah proposal terkumpul pada tahun ini memang lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. Namun bukan berarti jumlah inovasi yang diciptakan instansi pemerintah pusat dan daerah telah menurun. Hal ini disebabkan karena setiap instansi peserta agar melakukan seleksi awal di lingkup instansi masing-masing.

Diah menjelaskan, jumlah inovasi yang dapat diajukan secara keseluruhan, maksimal 10 inovasi untuk kelompok umum. Sedangkan kelompok replikasi, maksimal lima inovasi. “Kelompok khusus tidak termasuk dalam ketentuan tersebut karena keikutsertaannya berdasarkan undangan khusus dari Menteri PANRB,” ungkap Diah.

Berdasarkan data terakhir, sebanyak 366 proposal inovasi kelompok umum telah terkumpul. Sembilan proposal terkumpul untuk kelompok replikasi, serta 13 proposal pada kelompok khusus.

Inovasi pada kategori kesehatan sementara berada di peringkat terbanyak, yakni 106 proposal. Menyusul kategori tata kelola pemerintahan dengan 103 proposal. Sedangkan pada kategori pengentasan kemiskinan, sementara ini masih terkumpul 3 proposal.

Untuk diketahui, kompetisi ini memiliki tiga kelompok inovasi, yakni kelompok umum, kelompok replikasi, dan kelompok khusus. Kelompok umum merupakan inovasi yang belum pernah mengikuti atau mendapatkan penghargaan pada KIPP sebelumnya, serta belum menerima penghargaan sebagai Top 99 sebanyak dua kali.

Kelompok replikasi adalah inovasi yang merupakan adaptasi atau modifikasi inovasi yang termasuk dalam Top 99 periode KIPP 2014-2019. Sedangkan kelompok khusus merupakan inovasi yang masuk dalam kategori Top Inovasi Terpuji 2014-2019 dan juga tidak pernah mendapat penghargaan sebagai 5 Pemenang Outstanding Achievements of Public Service Innovation 2020.

See also  Mendagri Sampaikan Pandangan Pemerintah Terhadap Materi Muatan 5 RUU Provinsi

Berdasarkan jadwal yang ditentukan sebelumnya, pengumpulan proposal masih dibuka hingga 11 Mei 2021. “Kami mengajak instansi pemerintah dan BUMN untuk segera mengumpulkan proposal inovasi terbaiknya,” ajak Diah.

Diah menjelaskan, KIPP 2021 memiliki sepuluh kategori, dimana sembilan diantaranya adalah kategori yang sama dengan tahun sebelumnya dan satu kategori baru yaitu kategori penegakan hukum. Adapun kategori yang dikompetisikan adalah pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja, serta pemberdayaan masyarakat. Selain itu juga ada kategori pelayanan publik responsif gender, perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan, serta penegakan hukum.

Tahun ini, KIPP mengangkat tema Percepatan Inovasi Pelayanan Publik untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui Transfer Pengetahuan di Tatanan Normal Baru. Tema tersebut diambil sesuai dengan situasi pandemi yang dihadapi Indonesia saat ini.

Diah berharap, KIPP tahun ini memacu instansi pemerintah untuk menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam kondisi krisis seperti sekarang ini. “Semoga kualitas dan keberagaman inovasi pelayanan publik tahun ini semakin meningkat dan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat,” pungkas Diah

Berita Terkait

PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang
Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan
DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat

Berita Terkait

Thursday, 9 July 2026 - 16:36 WIB

PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026

Wednesday, 8 July 2026 - 17:32 WIB

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Tuesday, 7 July 2026 - 18:49 WIB

Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia

Tuesday, 7 July 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir

Berita Terbaru