Ketum TP PKK Tekankan Kedisiplinan, Etika, dan Etos Kerja dalam Kelembagaan PKK di Pusat dan Daerah

Tuesday, 15 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian menekankan kedisiplinan, etika, dan etos kerja dalam kelembagaan PKK di pusat maupun di daerah. Hal itu disampaikannya pada Pelantikan Tim Penggerak PKK Pusat Sisa Masa Bakti 2020-2024 yang dilangsungkan secara virtual, Selasa (15/6/2021).

“Selaku Ketua Umum Tim Penggerak PKK, saya akan berusaha keras untuk menegakkan disiplin, etika, serta etos kerja dalam kelembagaan PKK di pusat maupun daerah. Saya sangat mengharapkan agar kita semua keluarga besar Tim Penggerak PKK bisa bekerja keras, disiplin dan taat dalam menjalankan peran fungsi kita yang sesuai dengan program yang kita buat,” kata Tri.

Tri mengatakan, gerakan PKK yang digerakan oleh Tim Penggerak PKK mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa/kelurahan merupakan potensi yang besar. Karena itu, pengurus PKK patut berbangga menjadi bagian dari keluarga besar Tim Penggerak PKK di Indonesia. Namun, kebanggan tersebut patut disertai dengan tekad dan kemauan untuk mengemban visi dan misi gerakan PKK sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan keluarga.

“Saya ingin kita bersama merasa perlu menekankan hal ini, di mana posisi strategis gerakan PKK menuntut kita semua agar disiplin, beretika dan mempunyai etos kerja dalam melaksanakan semua program kerja yang kita buat,” ujarnya.

Ia juga menginginkan seluruh pengurus Tim Penggerak PKK menunjukkan peranan dan fungsi PKK yang sangat penting dan berpengaruh terhadap program pemerintahan. Ia pun berpesan, agar TP PKK eksis di berbagai program pemerintah yang berkenaan dengan pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Jangan sampai nama PKK yang besar ini hanya karena etos kerja atau pun disiplin kita tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen pengembangan PKK, mengakibatkan nama PKK hanyalah sebagai pelengkap, hanyalah sebagai penghias di kegiatan-kegiatan pemerintahan, baik itu pemerintahan pusat, pemerintahan daerah maupun pemerintahan kota/kabupaten sampai ke pemerintahan desa,” jelasnya.

See also  PLBN Jagoi Babang: Embrio Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Perbatasan di Kalbar

Berita Terkait

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh
Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIB

Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Monday, 14 September 2026 - 17:40 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin

Sunday, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB