Kemenparekraf Serahkan Donasi Oksigen Konsentrator dari Trip.com Ke Kementerian Kesehatan

Wednesday, 4 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menerima donasi 130 unit Oksigen Konsentrator dari Trip.com Group Tiongkok yang berkantor pusat di Shanghai, Cina, untuk diserahkan ke Kementerian Kesehatan dan didistribusikan ke unit-unit pelayanan kesehatan dalam penanganan COVID-19.

Menparekraf Sandiaga Uno secara simbolis menyerahkan donasi alat oksigen konsentrator dari Trip.com kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Bea Cukai, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten Rabu (4/8/2021). Turut hadir perwakilan dari Trip.com Sandy Sanyoto, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan; Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra; dan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya.

Konsentrator oksigen merupakan perangkat yang dapat dioperasikan dengan mudah. Perangkat ini bekerja dengan cukup menyambungkannya ke stopkontak listrik atau menggunakan baterai. Cara kerja alat ini adalah menyaring udara di ruangan yang awalnya terdiri dari 80 persen nitrogen dan 20 persen oksigen. Konsentrator oksigen menggunakan udara itu, kemudian menyaringnya dan diubah menjadi 90 hingga 95 persen oksigen murni. 

Dalam sambutannya Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, sesuai pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa di situasi saat ini semua pihak harus memiliki sense of urgensi dan sense of crisis guna menghadapi pandemi COVID-19. Sehingga kebangkitan ekonomi dapat terwujud dan tentunya akan tercipta lapangan kerja yang seluas-luasnya.

“Oleh karena itu saya merasa bahwa setiap kita memiliki tanggung jawab. Ini sebagai salah satu upaya gotong-royong untuk menghadapi pandemi dari pihak dunia usaha kepada pemerintah. Diharapkan ini bisa cepat disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menjelaskan, saat ini tingkat keterisian Rumah Sakit (BOR), khususnya di DKI Jakarta sudah berada dibawah 60 persen. Dengan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan, diharapkan angka BOR akan terus menurun sehingga sektor Parekraf akan segera bangkit.

See also  Indonesia-Selandia Baru: Kolaborasi Ekonomi Hijau Menguat

Selain itu, vaksinasi juga menjadi salah satu faktor utama yang harus dilakukan percepatan.

“Target kita di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terkait vaksin yaitu 34 ribu sampai 40 ribu perhari di seluruh tanah air. Baik dari Sabang sampai Merauke. Untuk itu kami hadirkan beberapa sentra vaksinasi di destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif. Alhamdulillah, kata pak Menkes, stok vaksinasi sudah tersedia cukup. Sehingga ini diharapkan mampu mencapai target vaksinasi 2 juta perhari,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Trip.com melalui Kemenparekraf. Menurutnya, bantuan alat kesehatan ini akan membantu dan menyelamatkan pasien-pasien COVID-19 yang saat ini tengah membutuhkan pasokan oksigen.

“Saya terima kasih sekali, berkat sumbangan ini akan banyak pasien yang terselamatkan. Alat ini menyelamatkan banyak nyawa, sebelum lebaran hanya butuh 400 ton per hari, setelah kasusnya naik, kita membutuhkan pasokan di atas 2.000 ton per hari. Dan pabrik-pabrik di Indonesia waktu itu produksinya hanya 1.700 dan hal itu masih kurang,” katanya.

Hal itu membuat pihaknya berpikir keras bagaimana kekurangan oksigen itu bisa tercukupi. Salah satu caranya yaitu dengan alat atau pabrik oksigen kecil seperti ini. Alat ini bisa menghasilkan 10 liter oksigen per menit dan pengoperasiannya juga mudah karena tinggal dihubungkan ke listrik. Alat ini cocok bagi pasien-pasien yang ada di IGD atau yang ada di ruang isolasi ringan.

“Tapi juga sangat membantu bagi relawan untuk meminjamkan bagi pasien yang sedang isoman di rumah. Caranya mudah tinggal dihubungkan ke listrik dan bahan bakunya sudah disediakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena alat ini sifatnya sangat mobile, jadi bisa dengan mudah dipinjamkan tinggal diatur bagaimana cara peminjamannya,” katanya.

See also  Menteri Basuki: Delapan Venue Pendukung ASEAN Para Games 2022 di Surakarta Siap Dipakai

Menkes Budi Gunadi juga menjelaskan pihaknya menargetkan memiliki 50 ribu alat oksigen konsentrator. Saat ini pihaknya sudah menerima donasi sebanyak 15 ribu dan sudah membeli sebanyak 20 ribu dimana nantinya akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit yang memiliki ruang isolasi.

“Hitung-hitungannya jika ada 1.000 oksigen konsentrator akan menghasilkan 20  ton per hari. Sehingga dengan target itu diharapkan mampu menghasilkan 1000 ton per hari nantinya,” kata Budi.

Berita Terkait

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Berita Terbaru