Kemenkes: Belum Ada Rencana Gunakan Vaksin Sputnik V

Monday, 30 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Siti Nadia Tarmidzi } ? foto Ist

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Siti Nadia Tarmidzi } ? foto Ist

DAELPOS.com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Siti Nadia Tarmidzi) menjelaskan pemerintah belum merencanakan penggunaan vaksin Sputnik V dalam program vaksinasi pemerintah dan vaksinasi gotong royong.

Hal itu disebabkan, pemerintah hanya menyetujui penggunaan terhadap enam jenis vaksin yaitu Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm, dan Novavax.

“Vaksin jenis Sputnik V belum menjadi vaksin yang direncanakan untuk kita gunakan baik dalam program pemerintah ataupun gotong royong,” terangnya.

“Kita akan tunggu lebih lanjut mengenai perkembangan penggunaan vaksin Sputnik V,” imbuhnya.

Ia menerangkan, enam jenis vaksin yang diberikan ke masyarakat telah mendapatkan izin penggunaan darurat emergency use listing (EUL) dari WHO. Sehingga dapat diyakini standar keamanan dan kualitasnya.

Adapun sampai saat ini, pemerintah telah merilis sebanyak 130 juta dosis vaksin dari yang diterima secara keseluruhan sebanyak 168 juta dosis. 

Ia menyebut, 38 juta dosis lainnya masih membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu untuk bisa menjadi vaksin.

“Untuk 38 juta dosis itu akan kita gunakan di bulan September. Untuk jumlahnya yang sudah didistribusikan ada sekitar 116 juta dosis,” pungkasnya. 

See also  Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS, Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Berita Terkait

One Way Nasional Digelar, Korlantas Antisipasi Puncak Mudik
Contraflow Diperpanjang, KM 47–70 Arah Cikampek
Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik
Pemudik Jambi–Palembang Dialihkan, Jalur Tengah Jadi Andalan, Bayung Lencir–Simpang Ness Masih Lancar!
Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026
Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ
Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Sektor Kesehatan
Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026

Berita Terkait

Wednesday, 18 March 2026 - 02:23 WIB

One Way Nasional Digelar, Korlantas Antisipasi Puncak Mudik

Wednesday, 18 March 2026 - 02:13 WIB

Contraflow Diperpanjang, KM 47–70 Arah Cikampek

Tuesday, 17 March 2026 - 18:57 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik

Tuesday, 17 March 2026 - 18:36 WIB

Pemudik Jambi–Palembang Dialihkan, Jalur Tengah Jadi Andalan, Bayung Lencir–Simpang Ness Masih Lancar!

Tuesday, 17 March 2026 - 14:10 WIB

Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Wednesday, 18 Mar 2026 - 12:51 WIB

ilustrasi / foto ist

News

MBG Libur Lebaran, Negara Hemat Rp5 Triliun!

Wednesday, 18 Mar 2026 - 12:34 WIB