Temui Verstegen, Bahlil Siap Kawal Proyek Investasi Pengembangan Pala di Papua Barat

Saturday, 16 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Eropa, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan CEO Verstegen Spices & Sauces B.V. Michel Driessen di Kantor Pusat Verstegen di Rotterdam, Belanda kemarin pagi (14/10).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada November 2020 lalu, di mana Verstegen menyampaikan minatnya untuk berpartisipasi dalam program peremajaan dan penanaman komoditas pala serta industri pengolahannya di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Saat ini, Verstegen telah mendirikan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing (KPPA) di Indonesia.

Bahlil menyambut baik rencana investasi Verstegen tersebut. Rencana pengembangan perkebunan pala ini sejalan dengan mandat langsung Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Investasi/BKPM untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia. Hal ini dituangkan dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia lahan seluas 40 ribu hektar di Fakfak yang dapat digunakan untuk membangun perkebunan pala dan industri pengolahannya. Rencana pengembangan industri pala ini juga telah didukung oleh hasil studi dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Verstegen tidak perlu khawatir terkait urusan lahan di daerah. Kementerian Investasi/BKPM siap fasilitasi dan urus izin-izinnya. Untuk pelaksanaannya, bisa kita lakukan secara bertahap. Mulai dari lahan seluas 10 ribu hektar terlebih dulu, kemudian kita pantau dan pelajari untuk ekspansi nantinya,” ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa pengalaman dan jaringan Verstegen akan sangat dibutuhkan keterlibatannya untuk membuat proyek ini terlaksana. Menurut Bahlil, Verstegen dapat menjadi investor perkebunan pala, serta memasarkan produk akhir dan membantu dalam jaringan distribusi dengan keahlian dan koneksi yang dimiliki.

See also  Pemadanan NIK dan NPWP Wujudkan Administrasi Perpajakan Efektif dan Efisien

CEO Verstegen Spices & Sauces B.V. Michel Driessen menjelaskan bahwa model bisnis yang biasa dijalankan oleh Verstegen yaitu bekerja sama dengan mitra lokal pemilik lahan perkebunan, bukan menjadi pemilik lahan. Verstegen nantinya akan lebih fokus pada pendistribusian produk, pelatihan petani lokal, serta transfer pengetahuan.

“Kami berterima kasih atas dukungan Kementerian Investasi/BKPM dan siap bekerja sama. Selanjutnya, kami akan segera mengirimkan tim ke Fakfak untuk mempelajari seluruh detail proposal yang ditawarkan, termasuk estimasi biaya, kemungkinan kemitraan, proses pascapanen, dan lain-lain,” ucap Michel.

Pengembangan industri rempah-rempah terintegrasi perkebunan pala ini nantinya dapat mengamankan kedua sisi, yaitu pasokan (supply) dan permintaan pasar internasional (demand) atas rempah-rempah asal Indonesia.

Berdasarkan data yang ada pada Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) asal Belanda pada periode Semester I (Januari-Juli) 2021 tercatat sebesar US$1,3 miliar dan menempati peringkat ke-4 setelah Singapura, Hongkong, dan Tiongkok. (*)

Berita Terkait

Jadi Koordinator Klaster Infrastruktur Satgas Bencana BUMN Peduli, Hutama Karya Siapkan Tiga Program Pemulihan
Telin Dinobatkan Perusahaan Wholesale Terbaik di Asia dalam Telecom Review Excellence Awards 2026
Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London
BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima
Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama
Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan
Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:19 WIB

Jadi Koordinator Klaster Infrastruktur Satgas Bencana BUMN Peduli, Hutama Karya Siapkan Tiga Program Pemulihan

Saturday, 7 November 2026 - 00:53 WIB

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Wednesday, 4 November 2026 - 13:46 WIB

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

Monday, 2 November 2026 - 18:11 WIB

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Monday, 2 November 2026 - 07:05 WIB

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB