Kemendesa PDTT Dukung Program Penyediaan Air Bersih Melalui BUMDesa

Thursday, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mendukung penuh Program Penyediaan Air minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Program ini akan memastikan terpenuhinya kebutuhan air bersih dan sarana sanitasi yang memadai bagi warga desa.

“Kami sepenuhnya mendukung program PAMSIMAS karena memang dibutuhkan warga desa. Kami berharap dengan program (PAMSIMAS) kualitas hidup warga desa akan kian meningkat di masa depan,” ujar Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kemendesa PDTT, Sugito pada acara rapat koordinasi nasional program PAMSIMAS III di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Dia menjelaskan ketersediaan air bersih masih banyak menjadi masalah bagi warga desa di sejumlah kabupaten/kota. Saat ini, rata-rata ketersediaan air bersih secara nasional di 514 kabupaten/kota di kisaran 72-90%. Bahkan, di beberapa daerah, ada yang ketersediaan sarana air bersihnya kurang dari 70%.

“Salah satu kendala utama dari ketersediaan air bersih adalah jauhnya pemukiman dari sumber mata air. Nah dengan program ini kami harapkan persoalan tersebut akan teratasi karena ada upaya mendekatkan sumber mata air ke pemukiman penduduk,” katanya.

Sugito mengatakan dukungan terhadap Program PAMSIMAS ini bisa dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Nantinya BUMDesa bisa menggunakan dana desa sebagai investasi dalam pengelolaan air bersih dari Program PAMSIMAS. Dengan adanya investasi dari BUMDesa ini, maka upaya penyediaan 100% akses air minum dan sarana sanitasi bisa lebih cepat dilakukan.

“Secara kebijakan sudah selalu disampaikan Pak Menteri Desa PDTT bahwa dalam prinsipnya Dana Desa boleh dipakai apa saja kecuali yang dilarang. Persoalannya lebih banyak yang boleh daripada yang dilarang. Termasuk untuk Modal BUMDesa yang akan mengelola PAMSIMAS” katanya.

See also  Menteri Basuki : Lima Strategi Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air

Dia menegaskan jika keputusan ikut tidaknya BUMDesa dalam Program PAMSIMAS tetap dalam koridor kewenangan desa. Nantinya hal itu akan diputuskan secara bersama oleh para pemangku kepentingan (stake holder) desa mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat.

“Yang penting koridornya sesuai dengan apa yang menjadi kewenangan desa. Juga tentunya harus ada musyawarah dari berbagai aktor di desa, dan harus melibatkan inisiasi masyarakat karena pemerintahan desa adalah inklusi. Maka setiap elemen ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan di desa bukan keinginan kelompok tertentu,” katanya.

Sugito yakin jika Program PAMSIMAS ini akan banyak mendapat dukungan di level desa. Para stake holder di level desa tentu paham jika ketersediaan air bersih sesuai dengan arah kebijakan pembangunan desa SDGs Desa tujuan ke-6 yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi.

“Kami yakin jika pelaksanaan Program PAMSIMAS ini akan mendapat dukungan penuh di level desa,” katanya.

Program PAMSIMAS merupakan program inklusif yang melibatkan peran aktif masyarakat mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pemeliharaan. Program ini berjalan sejak tahun 2008 dan didukung oleh Bank Dunia yang berakhir pada tahun 2021. Terkait berakhirnya dukungan Bank Dunia tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljo memastikan, Program PAMSIMAS akan terus berlanjut. Ia ingin lebih banyak desa yang dapat memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih dan sanitasi.

Oleh karena itu Basuki Hadimuljono meminta semua pihak harus turut terlibat aktif baik dari pusat, daerah, hingga ke level desa.

“Program yang diluncurkan sejak 2008. Bukan hanya sisi kuantitas tapi lebih dari itu bagaimana kualitas terhadap pemanfaatan dan kolaborasi kita untuk memberikan bimbingan terutama para pengelola agar program ini memiliki nilai yang berkelanjutan. Tidak boleh terputus hanya karena alasan berhentinya program dari Bank Dunia tersebut,” jelas Basuki Hadimuljono.

Berita Terkait

MBG Kini Hanya Hari Sekolah, Pemerintah Pangkas Penyaluran Saat Libur
P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat
Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen
Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan
Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Siapkan Hunian Layak di Senen
Ketua DPD RI Sultan Raih Gelar Doktor HC dari Kampus Maritim Korea
Mobilitas Tinggi! 707 Ribu Kendaraan Padati Arus Balik di GT Cikampek Utama

Berita Terkait

Sunday, 5 April 2026 - 00:44 WIB

MBG Kini Hanya Hari Sekolah, Pemerintah Pangkas Penyaluran Saat Libur

Saturday, 4 April 2026 - 20:27 WIB

P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat

Saturday, 4 April 2026 - 15:58 WIB

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Friday, 3 April 2026 - 22:09 WIB

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan

Friday, 3 April 2026 - 21:57 WIB

Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Berita Terbaru

Lebaran Betawi 2026 Digelar 10-12 April di Lapangan Banteng

Sunday, 5 Apr 2026 - 00:55 WIB