Dorong Realisasi Investasi, Wamen BUMN Kunjungi WK Rokan

Tuesday, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wilayah Kerja (WK) Rokan di Riau memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi dan perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kinerja WK migas yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tersebut.

’’WK Rokan menjadi value contributor (penyumbang nilai, Red.) yang sangat penting bagi negara. Kami berharap rencana investasi PHR di WK Rokan beberapa tahun mendatang dapat diwujudkan,” ungkap Wakil Menteri (Wamen) BUMN Pahala N. Mansury dalam kunjungannya ke wilayah operasi WK Rokan pada Senin (29/11). Pahala juga mengapresiasi komitmen dan kerja keras para pekerja di WK Rokan. ”Terima kasih kepada rekan-rekan yang berupaya memastikan dan menjalankan alih kelola dengan baik, bahkan mampu meningkatkan produksi,” ungkap Pahala yang juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina.

Kunjungan Wamen BUMN ke WK Rokan disambut langsung oleh Dirut Subholding Upstream Pertamina Budiman Parhusip, Dirut PHR Jaffee A. Suardin, dan jajaran manajemen PHR WK Rokan. Mereka meninjau fasilitas Integrated Optimization Decision Support Center (IODSC) yang berlokasi di Minas, Kabupaten Siak. ”Selain penting bagi ketahanan energi nasional, rencana kerja WK Rokan yang masif dan agresif turut mendukung pencapaian SHU,” tutur Budiman Parhusip.

PHR WK Rokan diperkirakan membutuhkan investasi sekitar US$ 3 miliar (sekitar Rp 42 triliun) dalam lima tahun pertama pasca alih kelola. Rencana program yang dijalankan meliputi, antara lain, pengeboran sumur baru, kerja ulang (workover), optimasi injeksi air (waterflood) dan injeksi uap (steamflood), serta chemical enhanced oil recovery (CEOR).

Dirut PHR Jaffee A. Suardin memaparkan tentang pencapaian WK Rokan pasca alih kelola, perkembangan program pengeboran, rencana jangka panjang menuju produksi 300 ribu BOPD (barel per hari), dan berbagai metode pengembangan sumur untuk peningkatan produksi. Selain itu, dia mendiskusikan penerapan digitalisasi di WK Rokan melalui keberadaan fasilitas IODSC. Termasuk perluasan penerapan digitalisasi WK Rokan ke wilayah kerja hulu migas Pertamina lainnya, yakni di Jambi Merang dan Prabumulih, sebagai tahap awal.

See also  Hetifah Apresiasi Perhatian Kemendikbud pada Institusi Pendidikan Swasta

IODSC merupakan pusat kegiatan digitalisasi WK Rokan. Fasilitas ini merupakan sumber informasi atau ‘big data’ berkaitan dengan aktivitas sumur dan peralatan di lapangan. Setiap hari ada sekitar 4.000 hingga 5.000 data sumur yang masuk. Data tersebut diolah agar menjadi informasi berharga yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Penerapan digitalisasi di WK Rokan setidaknya memberikan empat manfaat utama, yakni peningkatan kinerja keselamatan; penurunan signifikan dari potensi kehilangan produksi / LPO hingga sekitar 40 persen; optimalisasi kemampuan fasilitas produksi; dan peningkatan efisiensi.

WK Rokan menyumbangkan hampir 25 persen produksi minyak nasional. Produksi WK Rokan sekitar 162 ribu BOPD (barel minyak per hari), atau naik 4 ribu BOPD dibandingkan sebelum alih kelola yang berada di kisaran 158 ribu BOPD. Operasi WK Rokan saat ini didukung oleh sekitar 2.700 pegawai tetap dan lebih dari 22 ribu pegawai mitra kerja. Masing-masing sekitar 65 persen dan 85 persen di antaranya merupakan warga lokal Riau.

Untuk program pengeboran, PHR WK Rokan telah berhasil mengebor lebih dari 100 sumur dengan nihil kecelakaan fatal dan hanya dalam kurun sekitar tiga setengah bulan setelah alih kelola WK Rokan pada 9 Agustus 2021 lalu. Saat ini PHR WK Rokan mengoperasikan 17 rig pengeboran.

Berita Terkait

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan
HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026
Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 13:05 WIB

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan

Tuesday, 10 February 2026 - 10:26 WIB

HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Berita Terbaru