Bawa Isu Digitalisasi, Menteri Johnny: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani dengan Baik

Thursday, 23 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Indonesia membawa tiga isu digitalisasi dalam Presidensi G20 Tahun 2022. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan hal itu juga menjadi wujud keseriusan pemerintah untuk memberikan layanan secara digital dengan baik kepada masyarakat.

“Dalam Forum Digital Economy Working Group, Pemerintah Indonesia menekankan tiga isu prioritas lainnya yaitu berkaitan dengan Conectivity dan Post Covid-19, peningkatan kemampuan digital dan literasi digital, serta pembahasan mengenai cross-border data flow and data free-flow with trust,” jelasnya dalam Dialog Primetime News Metro TV: Peran Strategis Indonesia di Presidensi G20, yang berlangsung virtual dari Jakarta, Rabu (22/12/2021) malam..

Menurut Menkominfo, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting yang muncul akibat dari pandemi Covid-19, yakni mendorong migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital.

“Digitalisasi ini penting di sektor keuangan bahwa banyak masyarakat yang saat ini tidak memiliki rekening bank atau tidak mendapatkan layanan atau fasilitas perbankan yang lengkap. sehingga fintech digital banking, digital currency itu begitu pentingnya,” jelasnya.

Menteri Johnny menyatakan Pemerintah juga akan menyampaikan upaya untuk membangun infrastruktur digital yang merata. “Indonesia juga akan menyampaikan bagaimana keseriusan Bapak Presiden Joko Widodo dan keputusannya untuk memastikan pembangunan infrastruktur TIK yang merata ke seluruh Indonesia, to close the digital divide untuk mempersempit jangan sampai masih muncul kesenjangan digital,” tuturnya.

Bahkan, Pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia terlayani secara digital dengan baik. “Sehingga migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital itu bisa berhasil dan berlangsung dengan baik. Dan itu adalah bagian dari perhatian para pemimpin dunia yang akan hadir selama Presidensi G20 Indonesia nanti,” tandas Menkominfo.

Dua Sukses

Menurut Menkominfo. dalam Keketuaan Forum G20, Indonesia menargetkan dua kesuksesan yaitu sukses penyelenggaraan dan substansi pembahasan.

See also  Efektif Stabilkan Harga, Bantuan Pangan Beras BULOG Terus Dibagikan hingga Maret 2024

“Pertama kesuksesan penyelenggaraan, kita harapkan penyelenggaraan akan berlangsung dengan baik. Belajar dari apa yang dilakukan oleh penyelenggara sebelumnya, Indonesia akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dilakukan atau yang terjadi pada saat lpenyelenggaraan sebelumnya,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan dalam kesuksesan yang kedua, Indonesia menargetkan dari sisi substansi pembahasan yaitu: Finance Track dan Sherpa Track. Menkominfo merinci, dalam kedua jalur itu terdiri dari Working Group yang meliputi 19 kegiatan.

“Working Group di bidang finance sendiri ada tujuh, sementara di bidang Sherpa Track ada 12 pembahasan. Di bidang Finance Track itu diantaranya Infrastructure Working Group, Framework Working Group, International Finance Working Group, Finance Architecture Working Group, Sustainable Finance Working Group, Global Partnership for Financial Inclusion, Financial Stability Board Task Force dan G20 / OECD Inclusive Framework,” paparnya.

Selanjutnya, di bidang Sherpa Track terdiri dari pembahasan tentang Anti-Corruption, Digital Economy, Employment, Agriculture, Education, Foreign Affairs, Culture, Energy Sustainability, Health, Development, Environmental, Tourism, Trade Investment and Industry, Empower (Women Empowerement).

“Di samping itu, ada juga Engagement Group sekitar 12 kegiatan. Jadi, kegiatan seluruhnya ini akan dikemas dalam 165 meeting di 19 kota di Indonesia. Tentu kita berharap bahwa dalam Presidensi kepercayaan dari negara-negara G20 ini harus betul-betul bermanfaat bagi Indonesia dan salah satu cara agar bermanfaat itu dipahami oleh masyarakat,” jelas Menkominfo.

Kesuksesan dari sisi substansi ini, lanjut Menteri Johnny, akan dikemas dalam tiga topik utama yaitu arsitektur kesehatan global yang inklusif, transformasi digital dan transformasi ekonomi, serta transisi energi.

“Arsitektur kesehatan global yang inklusif ini untuk penguatan dan penyusunan kembali tata kelola kesehatan global pasca pandemi,” tuturnya.

See also  Kemendagri Dorong Kebijakan Penanganan Covid-19 Dikawal untuk Jaminan Akuntabilitas

Kemudian, kedua transformasi digital dan transformasi ekonomi untuk optimalisasi pemanfaatan teknologi digital yang inklusif. Langkah itu dilakukan dengan mendorong digitalisasi di berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor ekonomi atau sektor usaha tentunya.

“Sedangkan (ketiga) transisi energi, guna perluasan akses teknologi menuju pemanfaatan energi bersih dan terjangkau dengan pembiayaan yang berkelanjutan akan penting juga dibicarakan di Finance Track,” jelas Menkominfo.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB