BNPP Pantau Pembangunan PLBN Jagoi Babang, Evaluasi Lokasi Gerbang Utama dan Trase Jalan

Sunday, 6 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Untuk memantau percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Kamis (3/2/2022).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP Robert Simbolon, yang didampingi oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat Deva Kurniawan Rahmadi, Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Barat Alexander Rombonang, Kepala BPPD Kabupaten Bengkayang Pinus, serta jajaran Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ), Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas), dan unsur-unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Jagoi Babang.

Dalam kunjungan ini, BNPP mengevaluasi dan mendiskusikan persoalan penentuan lokasi gerbang utama dan trase jalan yang menghubungkan PLBN dengan perbatasan Indonesia-Malaysia bersama pihak-pihak terkait.

“Kami selaku koordinator pembangunan PLBN, menyempatkan hadir dengan teman-teman dari berbagai instansi untuk mengoordinasikan pilihan terbaik untuk, pertama, trase jalan yang akan dibangun di kawasan PLBN sampai menuju titik nol, dan kedua, terkait lokasi gerbang utama PLBN Jagoi Babang. Kita sudah melakukan pembicaraan tadi, kita sudah diskusikan, sudah hampir kita sepakati. Nanti akan kami laporkan ke Bapak Mendagri selaku Kepala BNPP melalui Sekretaris BNPP,” tutur Robert Simbolon di Jagoi Babang, Kamis (3/2/2022).

Posisi gerbang utama PLBN akan mempertimbangan efektivitas pengawasan aktivitas lintas batas negara. Robert berharap gerbang utama PLBN berlokasi dekat dengan titik nol perbatasan Indonesia-Malaysia sehingga tidak menyisakan ruang yang cukup besar bagi munculnya jalur-jalur ilegal di sepanjang perbatasan, apalagi kedua negara belum pernah menyepakati keberadaan zona netral.

Untuk mencegah adanya perlintasan ilegal, Pemerintah rencananya akan menutup secara permanen jalan-jalan lintas negara yang terlanjur ada di kawasan PLBN Jagoi Babang selama ini. Beberapa jalur di antaranya ada yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar perbatasan.

See also  Program Transmigrasi Gunakan Paradigma Berbeda, Sejahterakan Transmigran dan Masyarakat Lokal BR/Humas/KDPDTT/XI/2024/15

Kendati demikian, tetap ada kemungkinan jalan eksisting tertentu dipertahankan untuk mendukung akses internal kawasan PLBN, tapi tidak boleh difungsikan sebagai jalan lintas batas negara.

Robert mengakui, hingga hari ini belum ada kendala yang berarti karena Pemerintah kini sudah menguasai semua lahan di kawasan PLBN dan mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

“Kita bersyukur, para tokoh masyarakat di kawasan ini sudah dengan komitmen penuh mendukung pembangunan PLBN Jagoi Babang dan proses ganti rugi lahan juga sudah selesai dilakukan oleh Kementerian PUPR”, tuturnya.

Pembangunan PLBN Jagoi Babang merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Progres pembangunan fisiknya kini telah mencapai 53 persen dan diperkirakan akan selesai pada Juni 2022 mendatang.

Robert berharap kehadiran PLBN Jagoi Babang nantinya bisa menjadi episentrum pengembangan kawasan perbatasan di Kabupaten Bengkayang khususnya, dan di Provinsi Kalimantan Barat umumnya. Selain itu, ia juga berharap pihak Malaysia turut mengimbangi upaya pengembangan wilayah yang dilakukan Indonesia, sehingga arus lalu lintas perdagangan antarnegara bisa berkembang di sekitar PLBN Jagoi Babang.

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Saturday, 7 Nov 2026 - 00:53 WIB