Menteri LHK Dorong Y20 Tunjukkan Aksi Lingkungan dan Iklim Secara Konkret

Monday, 23 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri LHK Siti Nurbaya berharap Forum Y20 sebagai wadah dialog para pemuda dari negara-negara G20 dapat berkontribusi secara aktif mendorong perbaikan sektor lingkungan hidup yang sedang secara masif dilakukan Indonesia.

Sebagai penerus masa depan, generasi muda diharapkan juga memiliki peran yang lebih besar dalam mengatasi masalah lingkungan dan perubahan iklim. Dengan karakter berani mengemukakan pendapat, memiliki kemampuan menyerap nilai-nilai dan ide-ide baru, inovatif, kreatif, mobilitas yang tinggi dan dinamis, memiliki solidaritas dan kesadaran sosial yang tinggi, generasi muda akan sangat berpengaruh untuk mendorong keberhasilan agenda iklim global.

“Y20 forum diharapkan dapat terus mendorong pelaksanaan model sirkular ekonomi dan memperkuat kemitraan antara negara-negara G20 dan generasi muda yang menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, berkelanjutan dan lingkungan hidup yang layak untuk semua,” ujar Menteri Siti, dalam pembukaan Y20 Indonesia 2022, 3rd Pre-Summit, di Balikpapan, (21/05/2022).

Ia melanjutkan jika tindakan konkret dalam menangani isu lingkungan dan perubahan iklim tidak bisa hanya akan dilaksanakan oleh pemerintah. Setiap orang memainkan peran penting, termasuk generasi muda.

Menteri Siti menghargai pandangan Co chair Y20 Indra Dwi Prasetyo untuk generasi muda Indonesia yang pada konteks sumber daya alam bukan hanya dijaga untuk mereka, tapi justru pada saat ini mereka bersama kita menjaganya.

Generasi muda disebut Menteri Siti bisa menjadi aktor dan berperan aktif dalam menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan memperkuat ketahanan iklim melalui keterlibatan aktif dalam agenda pengendalian perubahan iklim, seperti: mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah, transisi energi dengan mendorong penggunaan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan, membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, menanam pohon secara besar-besaran, serta mengembangkan kreasi dan inovasi teknologi yang relevan untuk menggali upaya pengurangan emisi.

See also  Dedikasi Bijak Kelola Sampah dan Berdayakan Masyarakat, Mitra PHE ONWJ Raih Kalpataru

“Mereka adalah salah satu penentu keberhasilan dalam mencegah suhu global meningkat,” tegasnya.

Menteri Siti berujar jika saat ini dunia dihuni oleh 1,8 miliar penduduk berusia 10 – 24 tahun. Di Indonesia, 65 juta orang atau sekitar 28% persen dari jumlah penduduk, termasuk dalam kategori umur tersebut. Keberadaan generasi muda saat ini adalah yang terbesar dalam sejarah.

“Inilah saatnya bagi kita semua untuk mengambil tindakan nyata,” imbuhnya.

Indonesia dalam Presidensi G20 ini menyerukan untuk setiap negara G20 melakukan kepemimpinan dengan contoh ‘leading by example’ terutama dalam mengendalikan perubahan iklim.

Generasi Muda Indonesia disebut Mentri Siti bisa berpartisipasi secara aktif dalam menyukseskan upaya-upaya yang sekarang sedang digenjot untuk memperbaiki dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan, seperti pengendalian perubahan iklim melalui konsep FoLU Net Sink 2030, Transisi menuju energi baru terbarukan, seperti dorongan Hutan Tanaman Industri untuk bioenergi, pemanfaatan jasa lingkungan air untuk teknologi mikrohidro, pemanfaatan sampah menjadi energi listrik, dan pemanfaatan energi panas bumi.

“Secara keseluruhan, saya sangat berharap forum ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat tindakan kolaboratif kita menuju planet yang berkelanjutan dan layak huni (sustainable and liveable planet), untuk memberikan manfaat lingkungan, sosial dan ekonomi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga secara nasional dan global,” pungkas Menteri Siti.

Hadir dalam acara ini mendampingi Menteri LHK, Chair EDM ESWG (Dirjen PPI) dan Co chair (Dirjen PPKL), turut hadir Gubernur Kalimantan Timur, Walikota Balikpapan, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Sekretaris Jenderal Kemenpora, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Dirjen PHL, Dirjen PKTL, Dirjen PDASRH, Plt. Dirjen KSDAE, Penasihat Senior Menteri LHK, Staf Ahli Menteri LHK dan Tenaga Ahli Menteri LHK, para pejabat Pratama KLHK dan Kepala UPT KLHK lingkup Kalimantan.(*)

Berita Terkait

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Thursday, 8 October 2026 - 08:13 WIB

Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya

Berita Terbaru