Erick Thohir Semangati UMKM Binaan Pertamina di Tong Tong Fair Belanda: Lanjutkan Proses Go Global

Tuesday, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian BUMN mendorong pelaku UMKM untuk Go Global dan menembus pasar internasional. Salah satu caranya dengan berkolaborasi bersama Pertamina dan beberapa BUMN untuk menghadirkan produk unggulan UMKM di Tong Tong Fair 2022 Belanda. Pertamina sendiri membawa 175 jenis produk UMKM binaannya yang berasal dari Rumah BUMN Pertamina. 

“Silakan lanjutkan untuk proses Go Global, jangan berhenti pada kegiatan promosi di pameran ini,” ujar Erick Thohir, Menteri BUMN saat menemui Rahayu Dwiastuti, UMKM binaan Pertamina di Tong Tong Fair.

Erick menegaskan bahwa setelah berakhirnya Tong Tong Fair harus ada tindak lanjut konkret dalam bentuk kerja sama antara UMKM dengan buyer atau pengusaha di Belanda maupun skala global lainnya. Hal ini disambut dengan semangat oleh Pertamina dan Rahayu sebagai perwakilan dari UMKM binaan Pertamina. 

Rahayu Dwiastuti, pemilik UMKM Joglo Ayu Tenan dari Yogyakarta ini secara khusus diboyong Pertamina  ke Tong Tong Fair. Rahayu yang merupakan survivor autoimun Guillane Barre Syndrome sangat berterima kasih atas kesempatan tersebut dan  berkomitmen terus mengembangkan bisnisnya untuk Go Global. Saat ini Joglo Ayu Tenan memberdayakan komunitas difabel dan sekitar 80 ibu-ibu dan remaja di 8 desa binaan di sekitar Yogyakarta.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali atas kepercayaan Pertamina mengikutsertakan saya ke pameran di Belanda ini. Menjadi UMKM mitra binaan Pertamina sejak tahun 2018 sangat bermanfaat karena selain bantuan pendanaan, saya juga mendapat banyak program pembinaan yang dapat meningkatkan kemampuan untuk UMKM naik kelas”, ujar Rahayu. 

Dilandasi cintanya terhadap seni kerajinan, pada tahun 2015  Ketua Asosiasi Perajin Yogyakarta ini mendirikan Joglo Ayu Tenan sebagai wadah artisan kerajinan untuk berkumpul dan membagi ilmu. Para artisan kerajinan yang mayoritas perempuan menekuni seni olah kain, aksesoris kontemporer, kriya logam dan batuan alam untuk mewujudkan imajinasi dalam bentuk perhiasan, busana, tas, dan kerajinan indah lainnya.

See also  INACRAFT Reborn 2022: Ada Lucky Dip dan Promo Menarik di Booth UMKM Binaan Pertamina

Penyakit autoimun yang tiba-tiba menghampiri sejak 2018 membuat perempuan kelahiran 1965 ini mengalami berbagai kesulitan saat beraktivitas sehari-hari hingga timbul keraguan  untuk melanjutkan aktivitas Joglo Ayu Tenan.

Tak larut dengan keterbatasan kondisi, di tahun yang sama Joglo Ayu Tenan bergabung menjadi UMKM mitra binaan Pertamina dan di tahun 2020 masuk dalam program inkubasi UMK Academy Go Global. “Saya mendapat mentor pendamping yang mengajari packaging, managemen, dan business matching. Jadi selain tambahan modal, saya mendapatkan exposure untuk ikut pameran promosi baik dalam maupun luar negeri” kata Rahayu. 

Melalui pameran dan business matching, produk Joglo Ayu Tenan kini sudah merambah pasar lokal Indonesia, dan mancanegara seperti Jepang, India, Australia dan Belanda. Omsetnya pun melonjak tinggi dibandingkan sebelum menjadi mitra binaan Pertamina. 

Berbagai penghargaan telah diraih Rahayu Dwiastuti baik dalam maupun luar negeri seperti Finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2022, Pemenang Good Design Indonesia 2020 kategori Project & Activity, Australia Short Term Award for Business Readiness in Jewelry Design 2018, Best Prize in Category Textiles Inacraft 2017, Best of The Best Inacraft Award 2017, dan Femina Award 2012.

VP CSR & SMEPP Pertamina, Fajriyah Usman mengungkapkan ibu Rahayu adalah salah satu dari 66 ribu UMKM yang dibina  Pertamina sejak tahun 1993.  Ibu Rahayu mengajarkan kita bahwa memiliki sebuah keterbatasan tidak boleh membuat kita berputus asa.  “Harus tetap semangat dan berikhtiar. Pasti ada hikmah dibalik semua ujian. Selamat kepada seluruh UMKM binaan Pertamina yang telah bersama-sama mengikuti program pembinaan dan berhasil mengembangkan bisnisnya,” pungkas Fajriyah. 

Pertamina senantiasa mendukung pencapaian ESG (Environmental, Social, and Governance) dan SDGs (Sustainable Development Goals), khususnya Poin 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMKM. 

See also  Bangga Gunakan Produk Dalam Negeri, Sinergi Pertamina Hadirkan One Solution

Hal ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat dan menggerakkan perekonomian nasional. Melalui program-program UMKM dan semangat Energizing Your Future, Pertamina berupaya terus mendorong setiap Mitra Binaan menjadi UMKM naik kelas dan Go Global.

Berita Terkait

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang
Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah
​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham
Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026
Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Tuesday, 27 October 2026 - 08:27 WIB

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Monday, 26 October 2026 - 22:09 WIB

Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi

Saturday, 24 October 2026 - 18:29 WIB

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Friday, 23 October 2026 - 18:20 WIB

Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Friday, 30 Oct 2026 - 18:33 WIB

Megapolitan

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol

Friday, 30 Oct 2026 - 17:55 WIB