Marak Penambangan Ilegal di Musi Banyuasin Sudah Menghawatirkan, Yulian Gunhar Minta Panglima TNI Turun Tangan

Friday, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi VII DPR RI Yulian Gunhar, geram atas masih maraknya praktik penambangan minyak ilegal yang marak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Bahkan ia meminta Panglima TNI turun tangan mengatasi penambangan ilegal itu, karena sudah sering disampaikan kepada aparat kepolisian, pemda, dan juga Kementerian ESDM, namun belum ada tindakan nyata.

“Kami sudah sering sampaikan kepada pihak kepolisian, bahkan Pemda, dan juga Kementerian ESDM, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Mudah-mudahan kalau TNI yang turun tangan, semua bisa diselesaikan, segera,” katanya  dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya keberadaan sumur-sumur tambang ilegal itu harus segera ditertibkan, karena rawan minimbulkan kecelakaan yang membahayakan keselamatan warga sekitarnya.

“Seperti kecelakaan yang baru-baru ini terjadi di Jalan Nusantara Kampung Baru Kecamatan Keluang. Dimana semburan minyak hasil pengeboran sumur secara ilegal terpantau  mengalir seperti aliran sungai di sekitar pemukiman warga,” katanya.

Menurut legislator asal Sumatera Selatan itu, kegiatan tambang ilegal yang marak di Muba, sangat merugikan negara  karena minyak yang dihasilkan dari proses pengeboran ilegal itu, tentu tidak dilaporkan kepada pemerintah. Ditambah lagi dampak lingkungan yang menurutnya sangat merusak.

“Sumur-sumur tambang ilegal itu diperkirakan menghasilkan 10 ribu barel per hari, tanpa ada pengawasan dari pemerintah. Apalagi timbul kerusakan  lingkungan akibat driling yang dilakukan masyarakat yang tidak memenuhi standar,” katanya.

Oleh karena itu, Gunhar menambahkan, maraknya penambangan minyak ilegal di Muba yang seakan tanpa tersentuh hukum itu, menurutnya sangat ironis. Ketika  Indonesia saat ini sangat membutuhkan suplai minyak bumi, demi memenuhi cadangan BBM dalam negeri yang menipis.

“Saat ini Indonesia sedang membutuhkan suply oil crued demi kebutuhan BBM dalam negeri. Bahkan harus impor dengan anggaran yang besar,” katanya.

See also  Menteri PU Ajak Pemudik Gunakan Jalur Nontol Pantura dan Pansela

Berita Terkait

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset
10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi
Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara
ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi
Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!
Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:08 WIB

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 October 2026 - 14:53 WIB

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi

Wednesday, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

Wednesday, 30 September 2026 - 12:59 WIB

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB