Menteri Basuki Tinjau Penanganan Darurat Gempa Tapanuli Utara: Kami Segera Tangani Perbaikan Fasum dan Fasos

Friday, 7 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau penanganan lokasi terdampak gempa di Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) dini hari lalu. Dikatakan Menteri Basuki kunjungannya tersebut merupakan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan penanganan pascabencana.

“Kementerian PUPR berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten untuk melakukan penanganan pascabencana. Seperti sebelumnya, tugas Kementerian PUPR memperbaiki fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) seperti sekolah, gereja, pasar, mesjid, dan kantor-kantor Pemerintah,” kata Menteri Basuki, Jumat (7/10/2022).

Menteri Basuki mengatakan, setelah melihat sejumlah lokasi terdampak bencana bersama Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Kementerian PUPR siap membantu perbaikan untuk fasos/fasum yang rusak terdampak gempa, salah satunya Gedung SMPN 3 Tarutung yang akan direkonstruksi ulang.

“Tadi saya sudah lihat masjid, gereja, sekolah, jembatan, saluran irigasi, dan tanggul-tanggul sungai yang rusak akan diperbaiki. InsyaAllah dalam dua minggu ke depan sudah mulai diperbaiki, karena saya harus memilih penyedia jasa/kontraktornya,” kata Menteri Basuki.

Khusus untuk perbaikan Jembatan Gantung Lumban Soit yang berada di tepi Jalan Nasional ruas Balige (Tarutung), Menteri Basuki menginstruksikan agar dapat selesai dalam waktu dua bulan. Mengingat fungsi vital jembatan tersebut yang menghubungkan Desa Hutauruk Hasundutan dan Desa Lumban Soit Sipaholon di Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipahalon Kabupaten
Tapanuli Utara, yang membentang di atas Sungai Sigeaon.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara Brawijaya mengatakan, untuk perbaikan Jembatan Gantung Lumban Soit diperlukan penanganan yang menyeluruh untuk mengganti deck yang bergeser. “Harus dicopot semua terlebih dulu baru dipasang lagi, karena tidak hanya secara horizontal decknya bergeser, tetapi juga ada dampak kerusakan pada kabel jembatannya,” terangnya.

See also  Semangat Implementasi SDG’s, Pertamina Bina Lebih dari 8700 UMK Sektor Industri

Jembatan gantung tersebut
dibangun pada 2021 dengan menggunakan tipe rangka rigid simetris dan memiliki
panjang bentang 60 meter serta lebar 2,12 meter dengan anggaran Rp3,07 miliar.

Sementara itu untuk perbaikan jaringan irigasi Sigeaon yang juga rusak akibat gempa, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Mohammad Firman mengatakan akan segera melakukan penanganan darurat dengan pemasangan talang/pipa dari sisi luar kaki tanggul. “Kita usahakan seminggu ini bisa untuk kembali mengalirkan airnya,” ujarnya.

Selain perbaikan fasos dan fasum, Menteri Basuki mengatakan Kementerian PUPR juga akan memberikan bantuan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat gempa. “Untuk yang rusak ringan dan sedang nanti akan dibantu oleh BNPB secara keuangan dan fisik. Untuk yang rusak berat akan dikerjakan Kementerian PUPR setelah datanya terverifikasi baik dari segi jumlah dan kategori kerusakan. Saya minta libatkan Kepolisian dan Kejaksaan untuk verifikasi,” ujarnya.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Essy Asiah, Kepala BBPJN Sumatera Utara Brawijaya, Kepala BWS Sumatera II Mohammad Firman, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara Syafriel Tansir, dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera II Iswanto. (*)

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penetapan RUU Tentang BUMD
Menteri Dody Minta Jajaran Bergerak Cepat, Jembatan Way Bungur Jadi Prioritas
Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan
Indonesia–Jepang Dorong Percepatan Proyek Dekarbonisasi melalui AZEC-EGM ke-9
BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak
Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah
Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet
Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya

Berita Terkait

Friday, 6 February 2026 - 10:18 WIB

DPD RI Dorong Penetapan RUU Tentang BUMD

Friday, 6 February 2026 - 09:53 WIB

Menteri Dody Minta Jajaran Bergerak Cepat, Jembatan Way Bungur Jadi Prioritas

Thursday, 5 February 2026 - 17:05 WIB

Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan

Thursday, 5 February 2026 - 13:16 WIB

Indonesia–Jepang Dorong Percepatan Proyek Dekarbonisasi melalui AZEC-EGM ke-9

Thursday, 5 February 2026 - 06:48 WIB

BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak

Berita Terbaru

Nasional

DPD RI Dorong Penetapan RUU Tentang BUMD

Friday, 6 Feb 2026 - 10:18 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen Sepanjang 2025

Friday, 6 Feb 2026 - 10:12 WIB

Olahraga

Pertamina Enduro Tundukkan Electric PLN di GOR Ken Arok

Friday, 6 Feb 2026 - 10:01 WIB