Dorong Digitalisasi Sektor Perdagangan, Telkom Jalin Kemitraan dengan PT Pengelola Pasar Induk Caringin

Wednesday, 2 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penandatanganan MoU kerja sama antara Leap dengan PT Pengelola Pasar Induk Caringin oleh EVP Digital Business and Technology Telkom Saiful Hidajat (kiri) dan Pemilik Pasar Induk Caringin Agung Suryamal (kanan).

Foto: Penandatanganan MoU kerja sama antara Leap dengan PT Pengelola Pasar Induk Caringin oleh EVP Digital Business and Technology Telkom Saiful Hidajat (kiri) dan Pemilik Pasar Induk Caringin Agung Suryamal (kanan).

DAELPOS.com – Industri transportasi dan logistik tengah mengalami transformasi digital yang signifikan. Hal ini lantaran pergerakan transportasi dan logistik yang dituntut selalu serba cepat. Untuk dapat memenuhi tantangan tersebut PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kolaborasi dengan PT Pengelola Pasar Induk Caringin untuk bersama mengakselerasi ekosistem digital di Pasar Induk Caringin, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang berlangsung di Bandung, beberapa waktu lalu.

Kerja sama ini mencakup dengan pemanfaatan layanan digital Telkom Logee dan Agree, produk digital di bawah naungan Leap-Telkom Digital untuk memberikan solusi ekosistem digital di Pasar Induk Caringin sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas secara daring. Sebagai langkah awal mewujudkan ekosistem digital di Pasar Induk Caringin, Logee dan Agree membangun Fulfillment Center yang diharapkan dapat melayani market online, tetapi tetap menjaga ekosistem offline yang sudah berjalan.

Direktur Digital Bisnis Telkom Fajrin Rasyid menyampaikan bahwa, “Ada dua solusi yang Logee berikan untuk Pasar Induk Caringin, yaitu Closed Ecosystem dan Opened Ecosystem. Closed Ecosystem mengakomodir supply dari Fulfillment Center Pasar Induk Caringin ke hotel, restoran, dan kafe melalui platform Logee. Sementara untuk Opened Ecosystem, berfungsi untuk mengakomodir para aggregator marketplace agribisnis salah satunya platform Agree Market. Selain itu dengan menggunakan platform Logee, Pengelola Pasar Induk Caringin dapat membuat keputusan yang lebih efisien dan efektif, dikarenakan platform ini dapat memberikan informasi terkait data permintaan, kualitas, waktu, dan kinerja,” ungkap Fajrin.

Pemilik Pasar Induk Caringin Agung Suryamal mengatakan bahwa saat ini Pasar Induk Caringin mewadahi 4.100 pedagang. Bersama dengan Telkom, Pasar Induk Caringin akan melaksanakan kegiatan digitalisasi pasar induk sehingga mampu menjadi pasar digital. “Tujuannya adalah untuk memudahkan para pengusaha hotel, restoran, kafe, serta juga masyarakat agar mudah berbelanja di Pasar Induk Caringin dengan harga yang kompetitif, barang yang berkualitas, dan distribusi yang cepat,” papar Agung.

See also  Gerak Cepat PU–Hutama Karya Tangani Darurat Bencana di Sumatra Utara

Sementara itu, EVP Digital Business and Technology Telkom Saiful Hidajat, berharap dengan adanya kerja sama ini implementasi ekosistem digital Pasar Induk Caringin akan menstimulasi ekosistem digital pada pasar induk lain di seluruh Indonesia. “Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kita mengorkestrasi ekosistem digital di berbagai bidang, termasuk pada ekosistem pasar tradisional,” kata Saiful.

Logee dan Agree merupakan bagian dari Leap sebagai umbrella brand produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia. Dengan adanya Leap, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia demi mengakselerasi terwujudnya kedaulatan digital nasional, sejalan dengan target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengakses https://leap.digitalbisa.id/.

Berita Terkait

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB