Kemensos Juga Kerahkan Tim Pulihkan Trauma Korban Ambruknya SD Muhammadiyah Gunung Kidul

Wednesday, 16 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, jajaran Kementerian Sosial memberikan santunan kepada keluarga korban ambruknya atap Sekolah Dasar Muhammadiyah 3 Bogor Playen. Tragedi di Kabupaten Gunung Kidul ini menyebabkan satu orang meninggal.

Mendampingi Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendi, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA) Mira Riyati Kurniasih hadir meninjau lokasi kejadian di Jalan Manthous KM 2 Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin (14/11).

Kehadiran Mira juga atas arahan Mensos untuk memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dan korban luka-luka.

“Setelah kejadian, kami langsung diinstruksikan Bu Menteri (Menteri Sosial) untuk berikan santunan dan alhamdulillah tanggal 11 (November) kemarin sudah selesai kami berikan. Untuk korban meninggal kami serahkan santunan sebesar Rp15 juta,  langsung ke rumah duka. Sedangkan yang luka-luka juga sudah kami berikan, masing-masing Rp2,5 juta,” katanya.

Selain santunan, Kemensos juga memberikan bantuan senilai Rp100 juta untuk perbaikan atap sekolah yang rubuh. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Menko PMK kepada perwakilan SD Muhammdiyah 3 Bogor Playen.  Adapun sebagai tambahan, masing-masing korban juga mendapatkan paket sembako.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta.

Sementara itu, kejadian nahas yang merenggut nyawa satu siswa itu menyisakan trauma bagi siswa maupun orangtua. Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh Sentra Antasena Magelang, diketahui sebagian siswa masih menunjukkan keengganan untuk pergi ke sekolah karena melihat langsung temannya tertimpa atap. Hingga saat ini, anak-anak masih diliburkan.

Mengetahui hal tersebut, Kemensos melalui Sentra Antasena di Magelang menurunkan Tim Layanan Dukungan Psikososial untuk memulihkan trauma anak-anak.

“Dari hasil asesmen, memang anak-anak memerlukan layanan dukungan sosial (LDP) untuk pemulihan trauma. Dari Sentra Antasena, kita menurunkan pekerja sosial dan penyuluh sosial untuk berikan kegiatan rekreatif agar anak-anak bisa sejenak melupakan kejadian traumatis itu,” kata Kepala Sentra Antasena, Mas Kahono Agung.

See also  Pertamina Bangun RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren

LDP dilakukan selama dua hari dari tanggal 14 hingga 15 November bertempat di Balai Kalurahan Playen, Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, sesi pertama untuk siswa kelas 3 hingga 6 dan sesi kedua untuk murid Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), dan siswa kelas 1 dan 2. 

Setiap sesi dihadiri oleh lebih dari 300 anak. Pada kegiatan LDP, anak-anak diberikan terapi untuk menghilangkan trauma dan kecemasan. Di antaranya dengan kegiatan menggambar, bernyanyi dan bermain. Salah satu yang menonjol adalah terapi kupu kupu atau metode  butterfly hug , yaitu satu metode terapi dengan cara memeluk diri sendiri untuk mehilangkan stress dan kecemasan.

Anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka juga diajak mengikuti lomba-lomba dalam rangka hari pahlawan.

Adapun kegiatan LDP terlaksana dengan baik atas kerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya Tim Disaster Manajemen Center UAD, Muhamadiyah Disaster Manajemen Center DIY, Ikatan Psikolog Klinis DIY, Lazizmu dan Relawan Muhamadiyah.

Kemudian, Sentra Antasena juga memberikan bantuan biaya pemakaman bagi keluarga korban meninggal senilai Rp2 juta.

Sebelumnya, atap SD Muhammadiyah 3 Bogor Playen Gunung Kidul roboh pada Selasa (8/11). Kejadian ini berlangsung saat proses belajar mengajar masih berlangsung hingga menyebabkan satu anak meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Berita Terkait

Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar
Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas
Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat
Tamparan di Wajah Bangsa di Tengah Erosi Kepedulian

Berita Terkait

Sunday, 15 February 2026 - 13:14 WIB

Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar

Tuesday, 10 February 2026 - 16:45 WIB

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Tuesday, 10 February 2026 - 16:31 WIB

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa

Tuesday, 10 February 2026 - 13:55 WIB

Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia

Tuesday, 10 February 2026 - 05:51 WIB

Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kemendes Tekankan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Desa Mandiri

Sunday, 15 Feb 2026 - 13:11 WIB