Gandeng ABB Sakti Industri, PLN Lewat Haleyora Power Perkuat Jaringan Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Friday, 4 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Haleyora Power, Isral (kedua dari kiri), Presiden Direktur ABB Sakti Industri, Gerard Chan (ketiga dari kiri), serta Region Leader Asia Pasifik ABB E-Mobility Pte. Ltd, WeeJin Lee (ketiga dari kiri), menandatangani Nota Kesepahaman untuk pengembangan penyediaan dan penjualan produk layanan alat pengisi daya kendaraan listrik, Rabu (2/8) di Jakarta. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini (kiri), Direktur Operasi Haleyora Power, Diksi Erfani Umar (kedua dari kanan), dan Vice President Director ABB Sakti Industri, Erick Purwanto (kanan).

Direktur Utama Haleyora Power, Isral (kedua dari kiri), Presiden Direktur ABB Sakti Industri, Gerard Chan (ketiga dari kiri), serta Region Leader Asia Pasifik ABB E-Mobility Pte. Ltd, WeeJin Lee (ketiga dari kiri), menandatangani Nota Kesepahaman untuk pengembangan penyediaan dan penjualan produk layanan alat pengisi daya kendaraan listrik, Rabu (2/8) di Jakarta. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini (kiri), Direktur Operasi Haleyora Power, Diksi Erfani Umar (kedua dari kanan), dan Vice President Director ABB Sakti Industri, Erick Purwanto (kanan).

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) melalui anak perusahaannya PT Haleyora Power bekerja sama dengan PT ABB Sakti Industri (ABB) dalam memperkuat jaringan pengisian daya kendaraan listrik. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman /Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN Haleyora Power dan ABB untuk mengembangkan penyediaan dan penjualan produk layanan alat pengisi daya kendaraan listrik, pada Rabu (2/8) di Jakarta.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, seluruh entitas PLN siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk bisa mengembangkan ekosistem EV, salah satunya yang dilakukan dengan ABB.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menggabungkan jaringan yang dimiliki PLN Grup dengan pengetahuan dan keahlian yang dimiliki ABB. Darmawan mengatakan, ini merupakan langkah nyata PLN untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

“PLN siap mendukung Pemerintah untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kita bangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar ekosistem kendaraan listrik bisa semakin masif dan terus tumbuh bak jamur di musim hujan,” kata Darmawan.

Plt Direktur Utama Haleyora Power Isral menjelaskan, kerja sama antara korporasinya dengan ABB meliputi pengembangan produk layanan alat pengisi daya kendaraan listrik melalui kajian komprehensif. Di antaranya yakni manajemen produk, upskilling dan training, distribusi produk, service center, after sales, serta penyiapan supply chain produk juga dihadirkan dalam kerja sama tersebut.

Isral menambahkan, Haleyora Power menjabarkan Pemerintah juga menargetkan 2,1 juta motor listrik dan 20 ribu kendaraan listrik beroperasi pada 2025. Karenanya, peningkatan target jumlah kendaraan listrik tersebut harus diikuti dengan infrastruktur pendukung. Sehingga, kerja sama Haleyora Power dengan ABB dinilai menjadi pondasi penting dalam mewujudkan target tersebut.

See also  Terkoneksi dengan Hati, PLN Icon Plus Kerahkan Tim untuk Mempercepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi Kelistrikan di Aceh

“Penandatanganan MoU ini sebagai langkah penting dalam kolaborasi yang lebih kuat antara Haleyora Power dan ABB Indonesia untuk pengembangan infrastruktur pengisi daya kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini juga menekankan komitmen kami terhadap pemerintah Indonesia dalam mendukung program Net Zero Emissions (NZE) pada 2060,” ucap Irsal.

Sementara, Presiden Direktur & Country Holding Officer ABB, Gerard Chan menyampaikan komitmen perusahaannya mendukung upaya penurunan emisi karbon dari sektor transportasi. Kolaborasi dengan Haleyora Power sekaligus menegaskan komitmen ABB untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

“MoU ini menekankan komitmen ABB terhadap pemerintah Indonesia dalam mendukung percepatan program nasional kendaraan listrik di tanah air. Sinergi ini tentunya akan membantu perwujudan e-mobility yang tidak hanya cerdas, namun juga andal dan bebas emisi untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata Gerard.

Region Leader Asia Pasifik ABB E-Mobility Pte. Ltd Wee Jin Lee yang turut hadir dalam pendatangan MoU tersebut menambahkan, dengan sektor transportasi yang menyumbang sekitar 29% emisi CO2 secara global, maka penting untuk seluruh pihak terus berupaya mewujudkan target NZE. Pengembangan infrastuktur pengisian daya kendaraan listrik yang aman dan nyaman menjadi bagian dari upaya besar tersebut.

”Kami melihat pentingnya untuk terus berupaya dalam mewujudkan target emisi nol. ABB E-Mobility akan terus mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudukan ekosistem infrastruktur pengisi daya yang andal,” pungkas Lee.

Berita Terkait

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham
Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026
Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T
Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja
Dorong Peningkatan Investasi di Indonesia, Menkeu Suahasil Perkuat Kemitraan Global
Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi
Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 22:19 WIB

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 October 2026 - 21:05 WIB

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 October 2026 - 20:58 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Tuesday, 20 October 2026 - 16:10 WIB

Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Tuesday, 20 October 2026 - 06:02 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta

Thursday, 22 Oct 2026 - 13:04 WIB