Tinjau Proyek Lotte Chemical di Cilegon, Jokowi Senang Produk Petrokimia Ini Jadi Substitusi Impor

Tuesday, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Mengawali kunjungan kerja di Cilegon, Banten, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meninjau pembangunan mega proyek PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) pagi ini (12/9). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau perkembangan pembangunan pabrik petrokimia terintegrasi atau Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE) Project, yang diproyeksikan akan berproduksi pada Maret 2025. Dipandu oleh Vice President PT LCI Jojok Hardijanto, kunjungan diawali dengan penjelasan terkait progres proyek, lalu tinjauan ke area pengolahan naphta cracker serta penyimpanan produk, dan diakhiri di area jetty PT LCI.

Presiden Jokowi mengungkapkan apresiasinya terhadap perkembangan pembangunan proyek yang telah mencapai 73,4%. Ini merupakan progres yang signifikan dari sebelumnya baru 38% saat kunjungan Menteri Investasi/Kepala BKPM pada bulan Maret 2023. Harapannya, proyek ini berjalan lancar dan rampung tepat waktu. Ditambahkan oleh Presiden, bahwa hasil produksi PT LCI akan mengurangi ketergantungan kita selama ini pada produk petrokimia impor dan dapat meningkatkan roda perekonomian Indonesia.

“Yang saya senang, ini akan menjadi substitusi impor, 70% untuk lokal dan 30% untuk ekspor. Dua-duanya baik. Karena yang di dalam negeri untuk substitusi dari barang-barang impor yang kita lakukan selama ini. Semuanya baik. Saya kira industri-industri seperti ini yang kita butuhkan,” ungkap Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan bahwa Kementerian Investasi/BKPM akan terus hadir terdepan memberikan dukungan dan solusi nyata apabila ada kendala pada proyek ini, mengingat capaian progres pembangungan yang signifikan. Bahlil berharap agar investasi ini juga menciptakan efek domino bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.

“Proyek ini akan terus kami kawal dengan baik. Barang dari sini akan dicari sama negara-negara industri dan kita tetap dahulukan penuhi kebutuhan dalam negeri agar tidak melulu impor. Tentunya hal ini akan menghemat devisa dan berpengaruh positif terhadap ekonomi Indonesia,” terang Bahlil.

See also  Pembukaan COP29 Azerbaijan: PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

Menanggapi hal tersebut, President Director PT LCI Yim Donghee mengapresiasi kunjungan Presiden Joko Widodo pada hari ini dan dukungan yang telah diberikan dari Kementerian Investasi/BKPM terhadap keberlangsungan proyek ini. Semua pihak sepakat untuk selalu berkoordinasi apabila terdapat hambatan, baik saat tahap konstruksi maupun komersil. Yim juga berharap proyek ini berjalan sukses sesuai rencana.

“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan dukungan dan bantuan kepada PT LCI. Harapannya, kami dapat bekerja sama dan berbagi ilmu kepada para insinyur di Indonesia. Dan ke depannya, apabila ada kendala, kami akan langsung komunikasikan dengan Bapak Menteri Investasi,” ucap Yim.

Hingga September 2023, nilai realisasi investasi proyek ini mencapai Rp35,64 triliun (60,9%) dari total nilai rencana investasi sebesar Rp59,36 triliun.  Progres pembangunan Engineering, Procurement and Construction (EPC) telah mencapai 73,4% dengan serapan 13.406 tenaga kerja pada tahap konstruksi.

Produk yang akan dihasilkan proyek ini antara lain polyethylene (bahan baku plastik), polypropylene (bahan baku karet sintetis), butadiene (campuran karet sintesis), dan benzene toluene xylene (campuran bensin dan bahan baku plastik). Nantinya produk tersebut akan dipasarkan sebagai bahan baku botol, kabel listrik, bumper otomotif, peralatan medis, ban, karet sintetis, cat, dan pengusir serangga.

Turut hadir pula mendampingi Presiden dalam kunjungan ini yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Lee Sang-Deok, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, dan sejumlah pejabat Kementerian Investasi/BKPM. (*)

Berita Terkait

Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026
Investasi Awal Tahun Tumbuh 7,2%, Pemerintah Terapkan KBLI Lebih Adaptif
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako
PLN Icon Plus Dukung Karyawati Berdaya Lewat Woman Support Women: UMKM di Hari Kartini
TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 12:12 WIB

Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026

Friday, 24 April 2026 - 12:42 WIB

Investasi Awal Tahun Tumbuh 7,2%, Pemerintah Terapkan KBLI Lebih Adaptif

Thursday, 23 April 2026 - 09:16 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Wednesday, 22 April 2026 - 20:35 WIB

PLN Icon Plus Dukung Karyawati Berdaya Lewat Woman Support Women: UMKM di Hari Kartini

Tuesday, 21 April 2026 - 18:35 WIB

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Berita Terbaru