Sobat Istimewa, Dukungan Pertamina Bagi Kelompok Disabilitas Kembangkan UMKM Pertamina SMEXPO 2023 Hadirkan UMKM Inklusi Disabilitas

Saturday, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Keterbatasan fisik tak serta merta membatasi gerak kreativitas kelompok disabilitas untuk berkarya dan memupuk kemandirian usaha. Sejalan dengan itu, PT Pertamina (Persero) tahun ini memiliki program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) “Sobat Istimewa”, yakni program pembinaan inklusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk komunitas difabel dan berkebutuhan khusus.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, pembinaan UMKM telah dilakukan Pertamina sejak lama sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. UMKM Inklusi menjadi pengembangan program ini, dimana Pertamina mengajak komunitas dari berbagai latar belakang untuk semakin bangkit, diantaranya komunitas perempuan dan saat ini komunitas difabel dan berkebutuhan khusus.

“Fokus kami dalam pemberdayaan disabilitas adalah pengembangan dalam aspek entrepreneurship, supaya Sobat Istimewa dapat mengembangkan diri dengan bakat dan jenis usaha yang sesuai. Program ini menjadi langkah Pertamina mendorong disabilitas untuk makin percaya diri, berdaya guna, dan mandiri,” ungkap Fadjar.

Mewujudkan dukungan positif tersebut, Pertamina memberikan ruang bagi UMKM, termasuk binaan inklusi Pertamina ‘Sobat Istimewa’, untuk menampilkan produk kreatif mereka lewat Pertamina Small Medium Enterprise atau Pertamina SMEXPO 2023. Yakni, ajang pameran produk-produk UMKM binaan berkualitas, yang kini tengah digelar di Gandaria City Mall hingga Minggu, 5 November 2023.

Tak hanya mendapat produk UMKM yang berkualitas, pengunjung yang hadir pada SMEXPO juga dapat mengikuti aktivitas menarik seperti talkshow, hiburan dari artis kenamaan Tanah Air, hingga penawaran-penawaran menarik, salah satunya potongan harga 5% dengan minimum transaksi Rp100 ribu dan melakukan pembayaran melalui aplikasi MyPertamina.

Pertamina SMEXPO juga hadir di Balikpapan (26-28 Oktober 2023), Semarang (3-5 November 2023) dan Pekanbaru (15-19 November 2023). Pertamina juga menyediakan platform digital virtual sehingga masyarakat yang tidak bisa hadir secara langsung, dapat melihat dan membeli produk-produk UMKM melalui www.smexpo.pertamina.com.

See also  FPI Resmi Dibubarkan, Polri Akan Ambil Langkah Ini

Project Manager Yayasan Menembus Batas, Yesaya Rapha menceritakan semangat besar dan kelihaian kelompok disabilitas dalam menciptakan dan berkontribusi pada pertumbuhan UMKM. Yayasan Menembus Batas merupakan lembaga non-profit yang mewadahi disabilitas untuk mengembangkan potensi pengembangan bisnis untuk membawa disabilitas menuju kesejahteraan.

“Teman-teman disabilitas yang sudah kami naungi itu sudah banyak juga yang punya UMKM sendiri. Jadi, banyak teman-teman ini banyak yang punya jiwa enterpreneurship,” kata Rapha saat mengisi sesi Talkshow “Kita (Tidak) Terbatas untuk Berkarya” di SMEXPO 2023, Jumat (3/11/2023).

Menurut Rapha, ajang SMEXPO juga dapat meningkatkan perhatian dan ketertarikan perusahaan-perusahaan maupun masyarakat untuk mendukung disabilitas, sehingga dapat mengubah stigma kaum inklusi dalam merajut karier.

“Pertamina SMEXPO ini merupakan kegiatan yang sangat bagus dan menginspirasi. Secara keseluruhan untuk BUMN termasuk Pertamina, sudah banyak memberikan dukungan, mulai dari penempatan tenaga kerja disabilitas dan program-program pelatihan. Harapan saya kedepannya para teman-teman disabilitas semakin dilibatkan lagi, serta seluruh elemen masyarakat semakin peduli juga empati kepada para teman-teman disabilitas,” harapnya.

Pada Pertamina SMEXPO 2023, terdapat 6 UMKM inklusi yang yaitu Kresna Patra, Safina Quilt, Merajut Asa Kita, Rumah Jahit Lestari, Mutiara Handycraft, Batik Sasambo.

Sri Setyaningsih, (42), salah satu mitra Kresna Patra mengungkapkan hingga saat ini pihaknya telah memiliki 400 mitra disabilitas yang turut diberdayakan dalam proses produksinya. Kresna Patra merupakan kelompok usaha Difabeulpreuner asal Boyolali yang bergerak pada produksi pakaian berbahan dasar batik.

“Kresna Patra sudah memberdayakan sekitar 400 rekan disabilitas. Karena produk Kresna Patra dikerjakan dan didesain dari teman-teman disabilitas,” tuturnya saat ditemui Bisnis.

Lebih lanjut, Sri menjelaskan bahwa semenjak bergabung menjadi UMKM binaan Pertamina, Kresna Patra dapat lebih masif lagi memberikan pelatihan dan memberdayakan sejumlah rekan disabilitas. Menjadi UMKM binaan, usaha Sri juga memperoleh omzet yang lebih tinggi. Bahkan, dalam sebulan pihaknya pernah membukukan omzet kotor mencapai Rp50 juta.

See also  Presiden Minta Kadin Selesaikan Permasalahan di Internal Organisasi

Sementara itu, Elis, salah satu Sobat Istimewa Pertamina sekaligus Owner dari UMKM Merajut Asa menyampaikan apresiasinya terhadap Pertamina. Ajang pameran SMEXPO, juga ada diskusi edukatif dan talkshow dianggapnya sangat inspiratif.

“Saya senang ikut berpartisipasi di Pertamina SMEXPO, produk saya semakin dikenal, dan banyak kegiatan menarik lainnya juga seperti talkshow. Banyak sekali keuntungan bergabung dengan Pertamina dan saya ucapkan terimakasih kepada Pertamina” pungkasnya.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru