Resmikan PLTS Terapung Cirata, Presiden Jokowi: Teknologi Smart Grid PLN Bisa Mendorong Akses Listrik Bersih di Indonesia

Friday, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kiri) saat berdiskusi dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kanan) setelah peresmian PLTS Terapung Cirata, di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (09/11). Melihat luasan Waduk Cirata sebesar 6.200 hektare, PLTS ini bisa dikembangkan hingga lebih dari 1.000 MWp.

Foto BPMI Setpres.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kiri) saat berdiskusi dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kanan) setelah peresmian PLTS Terapung Cirata, di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (09/11). Melihat luasan Waduk Cirata sebesar 6.200 hektare, PLTS ini bisa dikembangkan hingga lebih dari 1.000 MWp. Foto BPMI Setpres.

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo optimistis pengembangan pembangkit berbasis energi bersih di Indonesia bisa tumbuh dengan baik. Potensi sumber energi bersih yang melimpah perlu didukung dengan jaringan transmisi listrik antarpulau dan teknologi smartgrid, sehingga ke depan Indonesia bisa sepenuhnya memakai listrik bersih.

Presiden Joko Widodo dalam peresmian PLTS Terapung Cirata di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (9/11) menyampaikan, beroperasinya pembangkit ini membuat pemerintah semakin optimis pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) di tanah air bisa terus ditingkatkan.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah karena mimpi besar kita untuk membangun pembangkit energi baru terbarukan dalam skala besar akhirnya bisa terlaksana. Kita berhasil membangun salah satu pembangkit listrik tenaga surya terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor 3 di dunia. Di Cirata Ini sudah ada PLTA dengan kapasitas 1000 megawatt (MW) dan sekarang ditambah dengan PLTS Terapung sebesar 192 MWp (Megawatt peak),” ucap Presiden.

Presiden mengatakan lewat perkembangan teknologi, pengembangan listrik berbasis energi bersih bisa terus digenjot. Inovasi teknologi dan jalur transmisi yang kokoh bisa menjawab tantangan EBT soal intermitensi.

“Di Indonesia bisa kita manfaatkan dan saya yakin pasti bisa karena sekarang teknologinya sudah ada misalnya di pembangkit surya dan angin ada tantangan cuaca, tapi bisa kita atasi dengan membangun smart grid, sehingga meskipun cuaca berubah-ubah listriknya tetap stabil,” ujar Presiden.

Teknologi smart grid juga bisa mendorong terciptanya akses listrik bersih yang merata bagi seluruh masyarakat. Lewat jaringan transmisi antarpulau juga bisa mengkoneksikan potensi energi terbarukan di lokasi terpencil ke pusat ekonomi yang membutuhkan listrik lebih banyak.

“Solusinya, kita bisa bangun transmission line (jaringan transmisi) yang nantinya setiap potensi EBT di Sumatra, di Kalimantan dan di Sulawesi bisa kita salurkan ke pusat-pusat ekonomi,” imbuh Presiden.

See also  DARURAT COVID-19, Ketua KPK Firli Bahuri; Kami Support Percepatan Pengadaan Dengan Pengawasan dan Tindakan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan siap menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui pembangunan jaringan transmisi antarpulau dan smartgrid.

“Kami akan all out menjalankan perintah Bapak Presiden Joko Widodo. Kami saat ini tengah mengusung strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang bisa meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan sebesar 75 persen atau setara 61 gigawatt (GW) hingga tahun 2040,” ucap Darmawan.

Strategi tersebut dilakukan melalui pembangunan green enabling transmission line yang akan menghubungkan potensi-potensi EBT di daerah terpencil dengan pusat beban listrik, seperti di Pulau Jawa. Infrastruktur tersebut juga dilengkapi dengan smart grid mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi. Langkah ini menjadi solusi dari tantangan intermittency pada pembangkit listrik seperti surya dan angin, sehingga pasokan listrik dapat tetap andal dan berkelanjutan.

”Dengan strategi tersebut, kita dapat meningkatkan penggunaan pembangkit tenaga surya dan angin dari hanya 5 GW menjadi 28 GW hingga 2040. Kami akan melakukan best effort mengeksekusi arahan Bapak Presiden. Kami siap menjalankan transisi energi demi memastikan kehidupan masa datang lebih baik,” pungkas Darmawan.

Berita Terkait

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak-Cucu Perusahaan
Menteri Dody Tinjau SPAM Lampahan, Pastikan Layanan Air Bersih Segera Optimal
Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Utara, Menteri Dody Tinjau Ruas Medan–Tapanuli Selatan
Hutama Karya Siapkan Layanan Operasional JTTS Sambut Libur Hari Raya Idul Fitri 2026
Gubernur Malut Cek Progres Sekolah Rakyat, Hutama Karya Dikebut Rampung 2026
DPD RI Cek Stok Bulog DIY, Pastikan Harga Pangan Terkendali Jelang Lebaran
Pramono Tancap Gas! THR ASN DKI Siap Cair
APBN Tahan Guncangan Global, Wamenkeu Pastikan Defisit Tetap Aman

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 00:19 WIB

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak-Cucu Perusahaan

Tuesday, 10 March 2026 - 00:33 WIB

Menteri Dody Tinjau SPAM Lampahan, Pastikan Layanan Air Bersih Segera Optimal

Monday, 9 March 2026 - 00:42 WIB

Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Utara, Menteri Dody Tinjau Ruas Medan–Tapanuli Selatan

Saturday, 7 March 2026 - 23:28 WIB

Hutama Karya Siapkan Layanan Operasional JTTS Sambut Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

Thursday, 5 March 2026 - 15:05 WIB

Gubernur Malut Cek Progres Sekolah Rakyat, Hutama Karya Dikebut Rampung 2026

Berita Terbaru

Nasional

Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik

Saturday, 14 Mar 2026 - 12:27 WIB