Bayi Gajah Sumatera Kembali Lahir di Taman Nasional Way Kambas

Sunday, 12 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kabar gembira kembali terdengar dari dunia konservasi satwa liar di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), telah lahir bayi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dengan jenis kelamin jantan lahir di Camp Elephant Rescue Unit (ERU) Bungur, TNWK pada Sabtu 11 November 2023, setelah pada Bulan September lalu juga lahir bayi gajah di lokasi ini.

Bayi gajah sumatera ini lahir dari indukan Riska dan merupakan kelahiran kedua setelah kelahiran anak pertama pada tahun 2017 dengan jenis kelamin betina.

Kabar kelahiran bayi gajah sumatera ini disampaikan oleh Plt. Kepala Balai TNWK, Hermawan, di Camp ERU Bungur, TNWK. “Pada hari ini populasi gajah sumatera di TNWK bertambah dengan telah lahirnya satu bayi gajah sumatera dengan jenis kelamin jantan dari induk gajah Riska. Bayi gajah ini lahir dengan sehat dengan Berat badan: 108 kg, Panjang badan: 120 cm, Lingkaran dada: 110 cm dan Tinggi bahu: 93 cm” terang Hermawan.

Saat ini TNWK mempunyai 4 Camp Elephant Response Unit (ERU) yang berlokasi di Bungur, Tegal Yoso, Margahayu dan Harjosari. Total gajah jinak yang ada di Camp ERU maupun Pusat Latihan Gajah (PLG) saat ini menjadi 60 ekor (Camp ERU 27 ekor dan PLG 33 ekor).

Pada saat ini induk dan bayi gajah sumatera tersebut dalam pemantauan Mahout dan asisten mahout, serta tim medis TNWK untuk memastikan kesehatannya.

Gajah Sumatera merupakan salah satu jenis satwa liar dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. Selain itu, Gajah sumatera juga merupakan satwa prioritas dan menjadi salah satu prioritas dalam pengelolaan Kawasan TNWK.

See also  Pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25, Mendagri Minta Kebijakan Penangan Pandemi Paralel dan Simultan

“Semoga dengan adanya kelahiran berbagai satwa menjadi indikasi bahwa upaya-upaya konservasi spesies dilindungi di Taman Nasional, seperti perlindungan kawasan dari perburuan dan perambahan, pengembangbiakan semi insitu dan pemberdayaan masyarakat sebagai safeguard telah dilakukan dengan baik dan akan semakin ditingkatkan untuk berkontribusi pada pencapaian target global, seperti Kunming Montreal Global Biodiversity Framework maupun target nasional IBSAP post 2020, yaitu mengurangi kehilangan keanekaragaman hayati,” tutur Dirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan ekosistem, Satyawan Pudiatmoko di Jakarta, Minggu 12 November 2023.(*)

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB