Gus Halim Apresiasi Program Jumat Salam di NTB

Friday, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Ketua Penasihat 1 Dharma Wanita Persatuan Lilik Umi Nasriyah, Dirjen PDP Sugito bersama Rombongan Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDTT melakukan gerakan menanam untuk merawat bumi di Desa Meninting, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (24/11/2023)

Foto : Mugi / Kemendes PDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Ketua Penasihat 1 Dharma Wanita Persatuan Lilik Umi Nasriyah, Dirjen PDP Sugito bersama Rombongan Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDTT melakukan gerakan menanam untuk merawat bumi di Desa Meninting, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (24/11/2023) Foto : Mugi / Kemendes PDTT

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sangat mengapresiasi kegiatan Jumpa Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat (Jumat Salam) dan gerakan menanam pohon oleh warga Desa Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB.

Kegiatan Jumat Salam dinilai sebagai praktek baik pengedepanan musyawarah sebagai media menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan.

“Hari Jumat ini adalah hari yang mulia sebagai penghulu hari-hari lainnya yang disebut Sayyidul Ayyam. Hari yang memang doa-doanya dikabulkan termasuk hari yang penuh kemustajabahan ini. Apalagi, disini, di NTB dijadikan satu momen yang dinamakan Jumat Salam atau jumpa masyarakat selesaikan berbagai persoalan ini sangat luar biasa,” kata Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini saat mengikuti kegiatan Jumat Sala di Desa Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB. pada Jumat (24/11/2023).

Menurut Gus Halim, Jumat Salam mencerminkan ruang dialog produktif antar masyarakat. Selain itu, gerakan menanam pohon di desa tersebut menunjukkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Melibatkan warga dalam penanaman pohon tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian alam dan peningkatan kualitas udara di wilayah tersebut.

Gus Halim menambahkan, melibatkan masyarakat dalam menjawab tantangan bersama dan menjaga lingkungan melalui penanaman pohon adalah langkah-langkah konkret yang mendukung konsep ekosistem dalam desa wisata.

Keberlanjutan dan dampak positif dari kegiatan di satu desa wisata dapat merembes dan memberikan manfaat untuk desa-desa lainnya dalam wilayah yang sama. Dengan demikian, upaya kolaboratif seperti Jumat Salam dan gerakan menanam pohon di Desa Meninting tidak hanya menguntungkan secara lokal, tetapi juga memperkuat konsep ekosistem kewilayahan yang esensial dalam pengembangan dan keberlanjutan desa wisata.

See also  Pastikan Kesiapan Salur Bansos selama PPKM Darurat, Mensos Perkuat Koordinasi Lintas-Instansi

“Oleh karena itu, kita terus gaungkan supaya setiap membangun desa wisata sudah berpikir kawasan, sudah berpikir ekosistem dan tidak hanya berpikir sektoral. Alhamdulillah di NTB itu sudah menjadi bahan pemikiran dan dan akan menjadi sebuah kebijakan yang bagus nantinya,” katanya.

Dalam hal gerakan menanam, Gus Halim mengatakan bahwa gerakan ini menjadi bagian penting dari upaya merespon perubahan iklim yang setiap hari menjadi perbincangan diseluruh dunia.

“Oleh karena itulah, ketika kita menjadi bagian penting atas respon atas perubahan iklim, ini berarti kita bicara tentang masa depan bangsa, anak turunan kita dan generasi manusia. kita saat ini tidak bisa hanya berfikir konteks 10 dan 20 tahun. Tapi, kita harus berpikir 50-100 tahun kedepan bagaimana kondisi ini,” katanya.

“Satu-satunya jawaban penyiapan lingkungan yang bagus adalah dengan menanam berbagai tanaman yang memberikan kontribusi pada kebaikan lingkungan yang kita tempati,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Halim yang didampingi Dirjen PDP Kemendes PDTT Sugito dan Kepala BPI Kemendes PDTT Ivanovich Agusta menanam pohon Tabebuya yang berbunga yang indah di bulan November yang juga berfungsi untuk penyerapan polusi udara.

Berita Terkait

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Berita Terbaru

foto ist

Olahraga

Bintang/Sofyan Sempurna, Melaju ke 16 Besar Asian Games

Sunday, 27 Sep 2026 - 16:34 WIB

Menpora Erick Thohir mengapresiasi para ketua umum cabang olahraga (cabor) yang hadir langsung di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (foto:Naif/NOC Indonesia)

Olahraga

Menpora Erick: Atlet Tak Boleh Berjuang Sendirian

Sunday, 27 Sep 2026 - 15:34 WIB