Pemerintah Indonesia Angkat Topik Penanganan Banjir Pada World Water Forum ke-10 di Bali

Wednesday, 7 February 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Republik Indonesia akan mengangkat topik penanganan banjir untuk dibahas pada World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada Mei 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia dalam Konferensi Pers Road to 10th World Water Forum: “Atasi Banjir, Kurangi Risiko Bencana” secara daring, Selasa (6/1/2024).

Dikatakan Dirjen Bob, dalam World Water Forum nanti terdapat tiga proses utama yang berjalan, yakni proses tematik, proses politik dan proses regional. Khusus untuk proses tematik, berbagai isu tentang pengelolaan air menjadi bahasan.

“Dalam 10th World Water Forum dibahas isu tematik, salahsatunya mengenai banjir yang terjadi di seluruh dunia. Seluruh kesepakatan yang lahir dari 10th World Water Forum akan menjadi rujukan bagi negara peserta untuk mengimplementasikannya secara bersama,” kata Dirjen Bob.

Dirjen Bob mengatakan, World Water Forum ke-10 akan menjadi kesempatan yang baik untuk membicarakan berbagai hal terkait kebijakan pengelolaan air di tingkat global, salah satunya seperti tema untuk mengatasi atau mereduksi risiko bencana banjir.

“Saya kira ini merupakan peran dan manfaat penyelenggaraan World Water Forum nantinya, yang akan melahirkan Deklarasi Menteri yang harus ditindaklanjuti oleh semua negara,” kata Dirjen Bob.

Ditambahkan Dirjen Bob, salah satu upaya untuk mengatasi banjir adalah dengan menerapkan kebijakan Zero Delta Q yang dapat diajukan sebagai salah satu isu yang dapat diterapkan secara bersama-sama.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perubahan atas PP Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, yang dimaksud dengan kebijakan Zero Delta Q adalah keharusan setiap bangunan untuk tidak menambah debit air ke sistem drainase atau aliran sungai.

See also  Gus Halim: Tak Lekang Waktu, PSM dan TPP Selalu Dampingi Masyarakat Desa

“Hal ini tentunya tidak mungkin kita lakukan sendiri, kita harus lakukan secara bersama-sama pada berbagai tingkatan. Mengingat sebagian besar penerapan kebijakan Zero Delta Q ini di pemerintah daerah, dalam 10th World Water Forum dapat menjadi isu yang dibahas potensi penerapannya pada proses politik tingkat pemerintah daerah (local authorities),” kata Dirjen Bob. (*)

Berita Terkait

Setelah Pembajakan, Lebih dari 30 Kapal GSF Teguh Berlayar Berangkat Menuju Turki
Dampingi Prabowo ke Miangas, Menteri PU Tegaskan Dukungan Infrastruktur Wilayah Terluar
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Saturday, 9 May 2026 - 22:58 WIB

Setelah Pembajakan, Lebih dari 30 Kapal GSF Teguh Berlayar Berangkat Menuju Turki

Saturday, 9 May 2026 - 22:55 WIB

Dampingi Prabowo ke Miangas, Menteri PU Tegaskan Dukungan Infrastruktur Wilayah Terluar

Saturday, 9 May 2026 - 22:50 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumatera

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumatera

Saturday, 9 May 2026 - 22:50 WIB